Warga Harus Waspada di Jam Taraweh dan Buka Puasa, Pencurian Rumah Kosong Sudah Terjadi, Kasus Ditangani Polres Sragen

POLRES SRAGEN – Pencurian saat rumah dalam keadaan kosong terjadi di Sragen. Peristiwa tersebut sebagaimana dilaporkan salah satu warga bernama Rusmini beralamat di Kampung Sidomulyo Kelurahan Sragen Wetan, bahwa rumahnya telah dibobol pencuri, uang puluhan juta serta perhiasan hilang.

 

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dalam keterangannya melalui Kasi Humas AKP Suwarso menerangkan, “Diduga pencuri sengaja memanfaatkan momen bulan ramadhan, menjelang hari raya idul fitri, dengan mengamati rumah yang ditinggalkan penghuninya saat jam berbuka puasa atau saat taraweh. Saat kejadian Rusmini bersama suaminya Waluyo memang sedang berbuka puasa bersama di rumah makan Joglo, dan rumah dalam keadaan kosong, “ katanya.

 

Kejadian berawal saat Waluyo bersama Rusmini, pada hari Senin, 25 April 2022 pukul 16.30 WIB berangkat bersama menuju rumah makan Joglo untuk berbuka puasa bersama. Namun sesampai di palang kereta api Teguhan, mobil yang ia kendarai mogok.

 

Saat itulah, seseorang tak di kenal menawarkan bantuan untuk mengantar waluyo pulang kerumahnya, mengambil sepeda motor. Setelah mengambil sepeda motor dengan diantarkan oleh seseorang tersebut, Waluyo dan Rusmini kembali melanjutkan acaranya, menuju rumah makan Joglo.

 

Mereka kemudian kembali ke rumah pukul 20.00 WIB. Namun betapa terkejutnya mereka, karena pintu rumah sudah dalam keadaan terbuka, dan setelah ia cek pintu dalam keadaan rusak, seperti bekas di buka paksa. Menyadari adanya pencurian di rumahnya, Rusmini dan Waluyo kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Sragen.

 

Sementara itu dari penyelidikan kejadian pencurian tersebut, korban mengalami kerugian berupa uang tunai sebesar Rp 25 juta serta beberapa perhiasan milik Rusmini.

 

Saat ini kejadian ini masih di dalami pihak Kepolisian. Beberapa saksi telah dimintai keterangan untuk menemukan identitas pelaku.

 

Berdasarkan peristiwa tersebut, Kapolres berpesan, agar di bulan puasa menjelang lebaran ini, warga Sragen lebih berhati hati dan waspada. Bila akan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, minimal harus menitipkan rumah kepada tetangga terdekat.

 

Sebagai langkah antisipasi, Kapolres juga telah mengerahkan personil di 20 Polsek jajarannya, untuk memasifkan kegiatan patroli wilayah, mencegah terjadinya peristiwa serupa di Sragen, utamanya saat warga tengah bertaraweh atau momen buka bersama.

 

(Humas Polres Sragen)