Tertimpa Pohon Jati Saat Penebangan, Seorang Pria Langsung Tewas, Ini Keterangan Kapolsek Kedawung

POLRES SRAGEN – Tertimpa robohan pohon jati saat ditebang, seorang pria bernama Nyoto Suparno warga Dukuh Selorejo Desa Mojokerto kecamatan Kedawung terluka parah hingga akhirnya meninggal dunia.

Kapolsek Kedawung AKP Walidi dalam keterangannya mewakili Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama mengatakan, korban meninggal akibat tertimpa runtuhan pohon jati saat proses penebangan, pada Minggu 30 Oktober 2022 pukul 13.30 WIB dipekarangan rumah korban.

Saat kejadian, korban Nyoto Suparno menarik pohon jati yang ditebang oleh Tukimin dengan menggunakan mesin gergaji Senzho dengan menggunakan tali senar warna biru.

Namun ketika pohon jati sepanjang 17 meter berdiameter 70 cm itu mulai roboh, langkah korban Nyoto Suparno terhalang tumpukan ranting kayu dan bambu , sehingga korban tak bisa menghindar lagi dan akhirnya langsung tertimpa ujung pohon kayu jati yang dipotong mengenai pada bagian kepalanya.

Saat kejadian korban langsung tidak sadarkan diri, iapun kemudian diangkat dan dibawa ke rumah sakit Sarila Husada untuk menerima mengobatan. Namun korban akhirnya meninggal dunia saat dilakukan pertolongan pertama di rumah sakit.

“ Korban saat itu langsung diangkat dan dibawa ke rumah sakit. Namun karena parahnya luka pada bagian kepala belakang, sehingga korban akhirnya tidak bisa tertolong dan meninggal dunia di rumah sakit Sarila Husada. Saat ini jenazah korban telah dimakamkan. Pihak korban telah menerima peristiwa ini sebagai musibah, dan tidak menginginkan jasad korban dilakukan otopsi, “ jelas AKP Walidi.

Kapolsek menegaskan, tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa meninggalnya korban Nyoto Suparno. Kejadian korban meninggal dunia akibat musibah, lantaran korban lengah tidak memperhatikan situasi sekitarnya saat bekerja.

(Humas Polres Sragen)