oleh

PPKM Darurat Berlaku, Jalan Mulai Ditutup Polisi dan Dishub, Mobilitas Masyarakat Sragen Dikurangi

Tribratanews.jateng.polri.go.id I Polres Sragen –  Sosialisasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa Bali terus dilakukan oleh jajaran Kepolisian Resor Sragen. PPKM darurat itu sendiri mulai di berlakukan Sabtu 3 Juli 2021 dan di agendakan berakhir 20 Juli 2021 mendatang. Sabtu (03/07/2021).

 

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dalam keterangannya menyatakan, untuk lakukan sosialisasi pelaksanaan PPKM Darurat ini. intinya adalah meniadakan kegiatan kerumunan, dan pembatasan aktifitas masyarakat.

 

Saya perintahkan kepada semua anggota untuk melakukan sosialisasi PPKM darurat ini, melalui media sosial, media mainstream, dan media lainnya, agar masyarakat cepat tanggap dan mengerti tentang pelaksanaan pemberlakuan PPKM darurat di Jawa dan Bali ini.

 

“Esensi dari PPKM darurat adalah betul betul mengurangi intensitas kegiatan masyarakat. pemerintah juga telah mempertimbangkan hajad hidup orang banyak. Oleh karena itu bukan berarti melakukan penutupan terhadap seluruh sektor dalam durasi PPKM Darurat nanti, tetapi kita hanya melakukan pembatasan yang tidak perlu. Sektor yang di rasa bukan penting atau non esensial, tentunya akan di lakukan penutupan, “ urainya lagi.

 

“Titik keramaian baik di Kota Sragen sampai di lingkup sektor, akan di tutup pula. Titik keramaian itu seperti alun alun, stadion, gedung pertemuan, restoran, caffe, hotel , karaoke untuk sementara waktu tidak diijinkan aktifitasnya.

 

Kalau masyarakat membutuhkan makan, obat obatan, silahkan untuk membeli bawa pulang tidak untuk makan di tempat.

 

Sedangkan untuk mengurangi mobilitas masyarakat, Kapolres juga menegaskan bakal menutup jalan, dengan pengerahan personil dari Polri, TNI serta Dinas Perhubungan. Kecuali untuk penghantaran sektor penting seperti pelayanan medis, petugas keamanan, pengantaran bahan pokok dan obat obatan.

 

“Hari ini juga, telah di berlakukan pen utupan jalan, diantaranya di ruas jalan raya sukowati Sragen, simpang tiga terminal lama, dan simpang tiga Beloran. Sore nanti aktifitas masyarakat sudah benar benar di batasi, “ tegasnya.

 

Penutupan itu sendiri dilakukan oleh Satuan lalu lintas Polres Sragen, bersama sama dinas perhubungan kabupaten Sragen. Nampak para petugas tengah sibuk di jalan, menurunkan dan memasang peralatan, berupa barikade atau pembatas jalan.

 

Sanksi tegas bakal diberkakukan pada pelanggar PPKM darurat.  Aturan PPKM Darurat itu sendiri, sudah ditegaskan pula oleh pemerintah daerah melalui Instruksi Bupati Sragen nomor 360/318/038  2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada kondisi darurat Corona Virus Disease 2019 di kabupaten Sragen, yang telah diterbitkan menyusul munculnya perintah PPKM Darurat oleh Presiden RI 2 Juli 2021 kemarin.

 

(Humas Polres Sragen)

 

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed