oleh

Petugas Gabungan Woro- Woro Sosialisasi PPKM Darurat Dengan Membagi Sembako


Dalam pemberlakuan PPKM Darurat usaha kuliner atau warung makan belum boleh menyediakan meja kursi. Hanya boleh melayani take away atau tidak dimakan di tempat.

Demikian yang sosialisasi yang dilakukan petugas  gabungan  yang terdiri anggota TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dipimpin KBO Sat Binmas Polres Magelang Iptu Winadi SH, Senin,(19/7/2021).

Mereka memberikan himbauan kepada masyarakat, pelaku usaha atau pedagang untuk selalu mematuhi protokol kesehatan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Jam operasional mereka pun dibatasi.

“Bagi usaha kuliner hanya melayani take away, tidak menyediakan meja kursi, juga memberikan himbauan agar para pelaku usaha pertokoan, rumah makan, warung kucingan dan sejenisnya tutup pada pukul 20.00,” kata Iptu Winadi SH.

Kegiatan dilanjutkan pembagian bansos dari Polres Magelang yang setiap paket berisi beras lima kilogram dan telur 20 butir. Itu diberikan kepada  pedagang kaki lima yang terdampak Covid-19.

Kasubbag Humas Polres Iptu Abdul Muthohir SH menambahkan, kegiatan yustisi gabungan itu dalam rangka PPKM Darurat dan penyaluran paket sembako dari Polres Magelang.

Kegiatan operasi penerapan disiplin protokol kesehatan itu didasari Peraturan Bupati Nomor: 38 Tahun 2020 dan Instruksi Bupati Nomor: 3 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Pelaksanaan kegiatan hari ini dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Adapun lokasinya di Pasar Induk Muntilan, Pasar Burung Muntilan, Terminal Bus Muntilan dan Terminal Bus Secang.

Setidaknya 25 personil dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Dari Kodim 0705 Magelang sebanyak tujuh personel, Polres Magelang sebanyak delapan personel dan Satpol PP sepuluh personil.

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed