oleh

Minuman Keras  Sumber Masalah Kejahatan Konvensional

MAGELANG – Polres Magelang memusnahkan Sebanyak 2.623 botol miras berbagai merk dan sedikitnya 155 liter minuman jenis ciu hasil Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) selama bulan Ramadhan dalam rangka menciptakan kondisi aman menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H Tahun 2021, Selasa, (11/5/21).

Kapolres Magelang AKBP Ronald A. Purba, S.I.K., M.Si, dalam sambutanya pada acara Pemusnahan Miras di halaman belakang Polres Magelang  menyampaikan bahwa minuman keras merupakan sumber masalah kejahatan Konvensional.
“Kami menganggap minuman keras beralkohol sumber masalah kehatan Konvensional baik itu Penganiayaa, Pengeroyokan atau Konflik antar kelompok”, ujarnya.

Dampak  minuman keras akan menimbulkan terjadinya berbagai  tindak kejahatan. Setidaknya pemusnahan Miras dapat mencegah masyarakat berbuat kejahatan.

“Bayangkan jika 1 botol dikonsumsi oleh 2 orang berarti penyitaan ini telah menyelamatkan kurang lebih 5. 246 orang peminum,” Jelasnya.

Kapolres Magelang menghimbau kepada masyarakat apabila ada informasi penjualan miras agar diinformasikan atau dilaporkan kepada aparat Kepolisian dan pasti akan ditindaklanjuti.

” Jadi tolong, masyarakat tidak usah main hakim sendiri, Kami akan menindak , tolong sampaikan kepada kami dan pasti akan kami tindak”, tegasnya.

Kapolres Magelang menambahkan Polres Magelang tidak ada beban untuk menindak Miras

Kapolres Magelang berharap wilayah Magelang kedepan  bebas dari peredaran miras Illegal,”Magelang bersih dari miras , Magelang bersih dari miras Illegal”,pungkasnya.

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed