oleh

Lindungi Satwa Liar, Kapolres Sragen Terima Piagam Penghargaan dari BKSDA Jateng

POLRES SRAGEN – Dilatar belakangi pengungkapan kasus perdagangan satwa liar yang terjadi di kawasan hutan Konservasi Gunung Tunggangan kecamatan Sambirejo Sragen, oleh jajaran Reserse Kriminal Polres Sragen, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekositem,  Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Insinyur Wiratno M.Sc , kemudian memberikan penghargaan kepada Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dan jajarannya, Rabu (27//10//2021).

 

Penyerahan Piagam Penghargaan di wakili oleh Kepala Balai KSDA Jawa Tengah Darmanto, S.P., M.A.P sebagai wujud dukungan Polres Sragen dalam hal pencegahan tindak pidana illegal di kawasan konservasi gunung Tunggangan kabupaten Sragen.

 

Darmanto usai menyerahkan piagam penghargan dari  Dirjen KSDAE untuk Kapolres Sragen dan jajarannya, termasuk diantaranya mantan Kapolsek Sambirejo AKP Saptiwi, bersama sama Kanit Reskrim dan beberapa team ungkap kasus Polsek Sambirejo, menyebut bahwa kawasan gunung Tunggangan merupakan konservasi yang dilarang untuk dilakukan penebangan maupun pengambilan tumbuhan dan satwa liar.

 

“ Karena tumbuhan dan satwa liar yang ada di ada di kawasan merupakan tumbuhan dan satwa yang dilindungi untuk kepentingan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, yang semuanya harus seijin dari BKSDA Jawa Tengah.  Dan dukungan Polres Sragen pada waktu lalu adalah penyelamatan perdagangan satwa liar yang dilindungi undang undang di kabupaten Sragen, “ ujar Darmanto.

 

“ atas dukungan itu, sehingga kami mewakili jajaran Kementrian memberikan penghargaan atas dukungan itu, “ tambahnya.

 

Sementara itu, atas pemberian penghargaan yang di  berikan dari pihak Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, atas dukungannya, berhasil mengungkap kasus perdagangan satwa liar, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, akan terus  berkolaborasi  untuk tindakan pre emtif yakni menanamkan edukasi kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya tindak pidana dibidang lingkungan hidup.

 

Dalam rangka tindakan preventif, Kapolres juga bakal senantiasa berkoordinasi dengan pihak BKSDA, untuk menentukan lokasi titik titik rawan yang berpotensi terjadinya pelanggaran, termasuk saat terjadi tindakan represif, Kapolres juga telah mengarahkan, agar personilnya berkolaborasi dengan Kementrian Lingkungan Hidup untuk tindakan sesuai hukum, utamanya permintaan keterangan saksi ahli.

 

“ Intinya, dari Polres Sragen dalam hal ini mewakili Polda Jawa Tengah, sangat mendukung program pelestarian Konservasi Sumber Daya Alam, dan kita ketahui bersama ini merupakan hal penting merupakan warisan yang paling berharga untuk anak cucu kita di kemudian hari, “ tandas Kapolres.

 

(Humas Polres Sragen)

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed