oleh

Kabar Terbaru- Tips Terbaik Beternak Kambing

Tips Terbaik Beternak Kambing – Binatang ternak berjulukan Kambing  telah di budidayakan oleh insan sudah cukup lama. Antara waktu Kira-kira (8000 hingga 9000 tahun yang lalu). Kambing selain untuk memenuhi protein dari daging ketika ini ternak kambing sudah di banyak yang untuk di ambil hasil peternakannya berupa susu kambing.

Di alam habitat aslinya kambing hidup berkelompok 5 – 20 ekor. Dan Kambing termasuk binatang yang gampang untuk di budidayakan dan di ternakan baik sistem intensif, semi intensif maupoun secara umbara. Sampai ketika ini kebanyakan sitem yang di gunakan peternakan kambing ialah sistem umbaran.

Tips Terbaik Beternak Kambing

 telah di budidayakan oleh insan sudah cukup usang Kabar Terbaru- TIPS TERBAIK BETERNAK KAMBING
KAMBING BOER
Dalam kelompok pengembaraanya mencari makanan, rombongan Kelompok kambing ini di pimpin oleh kambing betina yang paling Tua, Sementara Kambing-kambing jantan berperan menjaga keamanan kawanan.

Waktu yang aktif mencari kuliner siang dan malam hari. Makanan utamanya ialah Rumput-rumputan dan dedaunan. Dan Tersedinayan air juga menjadi pertimbangan bagi tempat hidup kelompok kambing.

Masyarakat Indonesia telah usang bergelut dengan peternakan kambing. Ternak kambing telah usang menjadi sumber pendapatan oleh petani atau masyarkat sebagai perjuangan sampingan atau tabungan,

Ada beberapa jenis kambing yang sanggup di ternakan antara lain :

– Beternak Kambing Etawa.

– Beternak Kambing Boerka


– Beternak Kambing Kacangan


– Beternak Kambing Umbar


Hasil dari berternak itulah yang akan di panen oleh oleh para petani. Ada 4 Jenis Hasil yang sanggup di dapatkan dari beternak kambing diantara nya  daging, susu, kotoran, dan kulitnya

Dimana Pada peternakan Kambing relatif sangat gampang untuk di aflikasi dan pemeliharaannya juga sanggup di pelajari.

mudah meskipun secara tradisional telah memperlihatkan hasil yang Lumayan. Jika pemeliharaanya di tingkatkan (Menjadi semi intensif atau intensif). Pertambahan berat badanya sanggup mencapai (50 – 150 gram/hari), Dan Manfaat memilihara kambing akan terasa bagi peternak.

Dan ada 3 hal Kunci keberhasilan dalam perjuangan atau bisnis ternak kambing tersebut Yaitu bibit, Makanan Dan Management Usahanya.

Pemilihan  Bibit Ternak Kambing

Untuk Pemilihan bibit maka Pemeliharaan bibit haruslah di sesuaikan dan di memutuskan dengan tujuan dari perjuangan kita berernak kambing.

 Apakah tujuan kita beternak kambing untuk pedaging, Atau perah Misalnya : 

(Kambing Boerka atau kambing kacang untuk produksi daging, Kambing etawa untuk produksi susu atau yang lainnya).  Untuk penentuan tersebut, alangkah baiknya biar peternak mengenal jenis jenis Kambing

Secara garis besar maka Ciri bibit yang baik sanggup kita lihat dengan ciri sebag,sebagai berikut

– yang berbadan sehat dari nafsu makan nampak agresif, 

– Tidak cacat korengen atau gudiken,tidak mencret,  

– Bulu higienis dan mengkilat, Daya pembiasaan yang tinggi terhadap lingkungan. 

Sedangkan Untuk Syarat Indukan Betina Yang Baik antara lain :

1. Mempunyai Tubuh kompak atau tidak cacat, Dada dalam dan lebar, Garis punggung lurus, Tubuh besar, Tetapi tidak terlalu gemuk. Dan Usahakan Lebih besar dari pejantan

2.Tidak terlalu agrsif dan usahakan Jinak serta mempunyai sorot matanya ramah.

3. Perhatikan struktur kaki usahakan Indukan mempunyai Kaki lurus dan tumit tinggi.

4. Struktur rahang dan Gigi lengkap, Mampu memakan rumput dengan baik, (efisien), Rahang atas dan bawah rata.

5. Kambing simetris, Tidak menggantung dan berputing 2 buah.

6. Dari keturunan kembar atau di lahirkan tunggal tetapi dari induk yang muda.

untuk Syarat Memilih calon pejantan Yang Baik antara Lain

1. Dari keturunan kembar.

2. Tubuh besar dan panang, Dengan bab belakang lebih besar dan lebih tinggi, dada lebar, Tidak terlalu gemuk, Gagah, Aktif dan mempunyai libido (Nafsu kawin yang tinggi).

3. Umur antara 1,5 – 3 tahun\

4. Kaki lurus dan kuat.


Teknik  dukungan Pakan pada ternak kambing

Untuk dukungan pakan usahakan biar kambing di beri pakan yang masih segar dan tidak kering biar dalam poencernaan kuliner sanggup di maksimalkan oleh kambing. Adapun teknik dalam dukungan pakan yang umum dilakukan peternak anta lain :

1. Pemberian pakan di lakukan 2 kali sehari (Pagi dan sore) 


2. Berat rumput 10% dari berat tubuh kambing, Makara apabila Kambing mempunyai berat 10 Kg maka rumput yang di berikan dalam satu dukungan pakan di usahakan 1 Kg

3.  berikan juga air minum (1,5 – 2,5 liter per ekor per hari) Dan garam berjodium secukupnya. Garam Ini di campurkan dalam minuman atau di cipretkan ke rumput.

catatan Untuk kambing bunting atau hamil, induk menyusui, kambing perah dan pejantan yang sering di kawinkan perlu di tambahkan kuliner penguat, Dalam bentuk bubur sebanyak 0,5 – 1 kg/ekor/hari.

Pengelolaan Beternak Kambing


1. Pembuatan Kandang

Kandang kambingadalah rumah bagi kambing untuk hidup., Ibarat rumah maka usahakan dalam pembuatan sangkar kambing biar menyebabkan kambing betah dan nyaman tinggal didalam kandang. Usahakan dalam sebelum pembuatan Merencanakan menciptakan Kandang Kambing

Syarat dari sangkar yang umum oleh para peternak antara lain.

Kandang harus segar mempunyai syarat antara lain ventilasi baik, cukup cahaya matahari, bersih, minimal berjarak 5 meter dari rumah. 

Ukuran sangkar yang biasa di gunakan adalah, 

– Kandang beranak : (120 cm x 120 cm /ekor). 

– Kandang induk : (100 cm x 125 cm /ekor). 

–  Kandang anak : (100 cm x 125 cm /ekor).

– Kandang pejantan : (110 cm x 125 cm /ekor). 

– Kandang dara/dewasa : (100 cm x 125 cm /ekor).

2. Pengelolaan Peranakan reproduksi

Teknik Ini untuk mendapat hasil anak kambing yang sanggup menguntungkan dan sanggup menjaga kondisi dari induk atau BIbit dari kambing.

Pengeloaan sanggup terdiri dari 

Diusahakan biar kambing sanggup beranak minimal 3 kali dalam 2 tahun. 

Hal-hal yang harus di perhatikan ialah :

1. Kambing mencapai remaja kelamin pada umur 6 s/d 10 bulan, Dan sebaiknya di kawinkan pada umur 10 – 12 bulan atau pada ketika bobot tubuh mencapai 55 – 60 kg.

2. Lama birahi 24 – 45 jam, siklus birahi berselang selama 17 – 21 hari.

3. Tanda-tanda birahi : Gelisah, nafsu makan dan minum menurun, ekor sering di kibaskan, sering kencing, kemaluan bengkak, dan mau/diam apabila di naikan.

4. Ratio jantan dan betina = 1 : 10 Saat yang sempurna untuk mengawinkan kambing ialah : a. Masa bunting 144 – 156 hari (….. 5 bulan) b. Masa melahirkan, penyapihan dan istirahat 2 bulan.

3. Pengendalian Penyakit Pada ternak Kambing


Dalam beternak kambing ada banyak penyakit yang sanggup menyerang kambing. apabila ada salah satu kambing yang sakit bukan mustahil satu sangkar akan ikut terkena dari penyakit tersebut. Untul mencegahnya usahakan peternak kambing melaksanakan diantara Hendaknya di tekankan pada pencegahan penyakit melalui sanitasi sangkar yang baik, kuliner yang cukup gizi dan vaksinasi.

Jenis Jenis Penyakit yang sering menyerang kambing antara lain :
– Cacingan,
– Kudis, (Scabies),
– Kembung perut (Bloat),
– Paru-paru (Pneumonia),
– orf,
– koksidiosis.

4.Penanganan  Pasca Panen Beternak Kambing

1. Hendaknya dalam beternak kambing  diusahakan untuk selalu meningkatkan nilai tambah dari produksi ternak, Baik daging, susu, kulit, tanduk, maupun kotoranya. 


Tujuan dari dukungan nilai tambah tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan peternak kambing

Jika kambing hendak di jual di pasar pilih waktu pada ketika berat tubuh kambing tidak bertambah lagi (umur sekitar 1 – 1,5 tahun) 

waktu yang sempurna diusahakan biar seruan akan kambing cukup tinggi. Seperti menjelang hari raya idul adha.

2. Harga di perkirakan menurut : Berat hidup x (45 hingga 50%) karkas x harga daging eceran.

Budidaya Ternak Kambing Perlu untuk terus di tingjkatkan dengan berpedoman pada ;

1. Keluaran : Ternak kambing produksi optimal.


2. Bahan : Kambing, Pakan, Peralatan konstruksi kandang, serta lahan beternak.

3. Alat : Tempat pakan/Minum.

Pedoman teknis atau panduan dalam berternak kambing

1. Jenis kambing orisinil di indonesia ialah kambing kacang dan kambing peranakan etawa (PE).


2. Memilih bibit : Pemilihan bibit di perlukan untuk menghasilkan keturunan yang lebih baik,
 Pemeliharaan calon bibit dianjurkan di kawasan setempat, Yang bebas dari penyakit dengan Phenotype baik.

1. Calon induk : 


– Umur berkisar antara >12 bulan, (2 buah gigi seri tetap), 
– Tingkat kesuburan reproduksi sedang, sifat keindukan baik, 
– tubuh tidak cacat, 
– berasal dari keturunan kembar (Kembar 2) 
– Jumlah puting 2 buah 
‘- dan berat tubuh (20 kg).

2. Calon Pejantan : Pejantan mempunyai penampilan elok dan besar, Umur > 1,5 tahun (Gigi seri tetap), Keturunan kembar Mempunyai nafsu kawin besar, Sehat dan tidak cacat.

Pakan

1. Ternak kambing menyukai pakan dari Bermacam-macam daun daunan sebagai pakan dasar dan pakan embel-embel (Konsentrat.).


2. Pakan embel-embel sanggup di susun dari (Bungkil kelapa, Bungkil kedelai), Dedak, Tepung ikan di tambah mineral dan vitamin.

3. Pakan kambing yang menjadi dasar pada umumnya jenis daun daunan dari rumput kayangan, Daun lamtoro, Gamal, Daun nangka, Dan sebagainya.

4. Pemberian hijauan sebaiknya mencapai 3% berat tubuh (Dasar materi kering) Atau 10 -15 % berat tubuh (Dasar materi segar).

Pemberian pakan induk : Selain adonan hijauan, Pakan embel-embel perlu di berikan pada ketika bunting renta dan gres melahirkan, sekitar (1 1/2 % berat tubuh dengan kandungan protein 16 %).

KandangUntuk Kambing


Pada prinsipnya bentuk materi dan kontruksi sangkar kambing berukuran (1 1/2 m²) untuk induk secara individu. 

Untuk kambing Pejantan usahakan di pisahkan dengan ukuran sangkar (2 m ²), Sedang anak lepas sapi di satukan (Umur 3 bulan) dengan ukuran 1 m/ekor. Dan tinggi penyekat (1 1/2 – 2 X tinggi ternak).

Selamat beternak

 Tips Terbaik Beternak Kambing

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed