oleh

Kabar Terbaru- Dua Perusahaan Bumn Perikanan

DUA PERUSAHAAN BUMN PERIKANAN – Menteri Susi juga memberikan akan memberdayakan kembali dua perusahaan BUMN yakni PT Perikanan Nusantara (Perinus) dan Perum Perikanan Indonesia (Perindo) dengan tujuan untuk menjadi forum penyangga hasil kelautan dan perikanan

DUA PERUSAHAAN BUMN PERIKANAN

Menteri Susi juga memberikan akan memberdayakan kembali dua perusahaan  BUMN yakni PT Pe Kabar Terbaru- DUA PERUSAHAAN BUMN PERIKANAN
SEKTOR PERIKANAN


 –PT Perikanan Nusantara (Persero )

PT Perikanan Nusantara (Persero) dibuat menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 1998 dan merupakan hasil penggabungan  dari  empat  BUMN   yang   bergerak   di   bidang perikanan, yakni PT Usaha Mina (Persero), PT Perikani (Persero),   PT Tirta Raya Mina (Persero), dan PT Perikanan Samodra Besar (Persero). 

Penggabungan tersebut dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa pada tanggal 27 Oktober 2005 dan dinyatakan dalam Akte Notaris Nomor 8 dan Nomor 9 tanggal 8 Mei 2006 yang dibuat dihadapan Notaris Muhammad Hanafi, SH di Jakarta. Perusahaan telah terdaftar secara resmi semenjak keluarnya Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor C-16842.HT.01.04. Tahun 2006 tanggal 9 Juni 2006.

Kompleksitas permasalahan empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perikanan sebelumnya merupakan suatu pembelajaran yang sangat berharga untuk tidak terulang kembali bagi PT Perikanan Nusantara (Persero) ketika ini maupun yang akan datang. 

Kegagalan perusahaan  intinya terjadi karena  “Mismanagement” dalam pengelolaan aset (tangible & intangible aset) termasuk sumber daya insan (SDM) dan liabilitas (kewajiban/hutang). Disadari pula, adanya kelemahan dan permasalahan ketika proses maupun pasca penggabungan menjadi PT Perikanan Nusantara (Persero), merupakan hambatan dalam penyehatan perusahaan. 

Oleh akhirnya telah menjadi fokus dan tantangan bagi administrasi untuk melaksanakan restrukturisasi internal sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang No.19 Tahun 2003. Upaya ini telah dimulai dengan kegiatan “Peta Navigasi I” pada periode Juli 2007 – Juli 2012 yang bertujuan untuk menyehatkan perusahaan supaya sanggup beroperasi secara efisien, transparan dan profesional. Adapun lingkup kegiatan restrukturisasi internal tersebut meliputi: 

a)  Finance, mengatasi defisiensi modal dan menghasilkan struktur keuangan yang sehat dan wajar

b) Operation, meningkatkan daya guna dan hasil guna sumber daya yang ada melalui revitalisasi  asets serta akselerasi           pertumbuhan bisnis.

c) Internal Control System (Organisasi, Sistem dan Prosedur, Sistem Informasi Manajemen, Akuntansi, Control) untuk memperkuat    pengendalian, pertumbuhan yang transparan, akuntabel dan responsibel.

Sebagai kelanjutan kegiatan restrukturisasi sebelumnya dan supaya terhindar dari kegagalan serupadengan masa kemudian maka sebagai satu satunya BUMNPerikanan yang ada ketika ini dan benar benar tangguh “Transformasi“ dan “Akselerasi“ merupakan keniscayaan bagi   PT. Perikanan Nusantara (Persero)untuk mencapai pertumbuhan kinerja yang sehat, masuk akal dan berkelanjutan (Sustainable Growth). Kedua strategic planning tersebut akan diikuti denganprogram – kegiatan agresi dan merupakan kesepakatan seluruh pegawai bersama Direksi yang  harus terealisasi secara simultan dan terintegrasi selama periodeJuli 2012 – Juli 2017. Komitmen tersebut dituangkan dalam Grand Strategy dengan sebutan PETA NAVIGASI II  PT. Perikanan Nusantara (Persero).
–  Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo)
Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) yang sebelumnya berjulukan Perusahaan Umum Prasarana Perikanan Samudera (Perum PPS) didirikan menurut Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 1990 diatur kembali dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2000 sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2013 merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberi kiprah dan tanggung jawab dalam rangka mengelola aset negara guna menyelenggarakan pengusahaan dan pelayanan barang jasa dan pengembangan sistem bisnis perikanan kepada pengguna jasa pelabuhan perikanan yakni nelayan pada khususnya dan masyarakat perikanan pada umumnya serta memupuk keuntungan. Pengusahaan dan pelayanan tersebut di laksanakan di 6 (enam) pelabuhan perikanan yakni Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta di Jakarta, Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan di Belawan; Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan di Pekalongan; Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong di Brondong; Pelabuhan Perikanan Nusantara Pemangkat di Pemangkat, dan Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi di Prigi.
Modal Perusahaan Umum Prasarana Perikanan Samudera (Perum PPS) berupa sarana prasarana yang dimiliki dan dikelola di 6 (enam) pelabuhan perikanan tersebut menurut Keputusan Menteri Keuangan Nomor 759/KMK/ 0.13/1992 tanggal 13 Juli 1992 dengan nilai sebesar Rp. 24,50 Milyar dan uang tunai sebesar Rp. 4,40 Milyar sebagai Penyertaan Modal Negara (PMN) menurut Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 1995 tanggal 21 Januari 1995 serta sarana prasarana dengan nilai sebesar Rp.12,53 Milyar yang berasal dari Bantuan Pemerintah Yang Belum Ditetapkan Statusnya (BPYBDS) menurut Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2012 tanggal 10 Agustus 2012, sehingga seluruh Modal Perusahaan pada ketika ini sebesar Rp.41,43 Milyar.
Setelah beroperasi lebih dari 23 (dua puluh tiga) tahun, kondisi sebagian sarana dan prasarana telah melampaui usia teknis / hemat serta terbatasnya dana perusahaan untuk melaksanakan investasi dan rehabilitasi secara keseluruhan. Namun demikian upaya optimalisasi perjuangan terus dilakukan sehingga perusahaan masih sanggup melaksanakan misi dan tugasnya dengan baik, bahkan telah bisa membuatkan usahanya dan menguntungkan. Hal ini sanggup di lihat dari capaian 4 (empat) tahun terakhir yakni tahun 2009 memperoleh keuntungan higienis sebesar Rp. 2.763 Milyar, tingkat kesehatan A, opini WTP ; tahun 2010 keuntungan higienis Rp. 2.639 Milyar, tingkat kesehatan A, opini WTP dan tahun 2011 mengalami peningkatan dengan keuntungan higienis Rp. 4,225 Milyar, tingkat kesehatan AA, opini WTP; selanjutnya tahun 2012, mencapai keuntungan 2,995 Milyar tingkat kesehatan AA, opini WTP.

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed