oleh

Kabar Terbaru- Cara Budidaya Menanam Singkong Super Yang Baik

Berikut ini yaitu seputar informasi yang kami berikan untuk anda semuanya mengenai Budidaya Menanam Singkong Super. Tentunya dalam menjalani kehidupan yang semakin moderen ini berbagai kebutuhan yang ingin kita penuhi, maka dengan perjuangan yang maksimal dan disertai doa akan terwujudnya impian yang kita inginkan. Informasi dibawah ini yaitu sebagai penyemangat anda dalam berusaha di bidang yang anda tekuni pada dikala ini, simak baik-baik apa yang kami sampaikan.

Cara menanam singkong super yang baik – Singkong tentu sudah tidak abnormal lagi bagi para petani, singkong juga memiliki nilai harga jual yang tinggi sehingga banyak para pak tani yang lebih menentukan singkong sebagai tumbuhan kebun mereka. Singkong juga banyak yang sanggup dimanfaatkan ibarat daunnya juga buahnya, singkong itu sendiri sanggup dimanfaatkan sebagai keripik untuk camilan, diolah unruk diambil ragunya, bahkan hingga dimakan hanya dengan menggoreng atau mengukusnya, daunnya pun juga dimanfaatkan para ibu-ibu untuk sayur, ditumis ataupun disayur santan. Tapi kali ini saya bukan untuk membahas manfaat atau kandungan daun singkong, tapi kali ini saya akan membahas wacana bagaimana cara menanam singkong super yang baik. Berikut penjelasannya:

 Berikut ini yaitu seputar informasi yang kami berikan untuk anda semuanya mengenai  Kabar Terbaru- Cara Budidaya Menanam Singkong Super yang Baik

Syarat Pertumbuhan Singkong

Iklim

  • Untuk sanggup tumbuh maksimal, singkong memerlukan curah hujan 150- 200 mm pada umur 1-3 bulan, 250-300 mm pada umur 4-7 bulan, dan 100- 150 mm pada fase menjelang dan dikala panen.
  • Suhu udara minimal bagi tumbuhnya ketela pohon/singkong sekitar 10 derajat C. Bila suhunya dibawah 10 derajat C menjadikan pertumbuhan tumbuhan sedikit terhambat, menjadi kerdil sebab pertumbuhan bunga yang kurang sempurna.
  • Kelembaban udara optimal untuk tumbuhan ketela pohon/singkong antara 60-65%.
  • Sinar matahari yang diperlukan bagi tumbuhan ketela pohon / singkong sekitar 10 jam / hari terutama untuk kesuburan daun dan perkembangan umbinya.
Persiapan Lahan
  • Tanah yang paling sesuai untuk ketela pohon / singkong yaitu tanah yang berstruktur remah, gembur, tidak terlalu liat dan tidak terlalu poros serta kaya materi organik. Tanah dengan struktur remah memiliki tata udara yang baik, unsur hara lebih gampang tersedia dan gampang diolah.
  • Jenis tanah yang sesuai untuk tumbuhan ketela pohon / singkong yaitu jenis aluvial latosol, podsolik merah kuning, mediteran, grumosol dan andosol.
  • Derajat keasaman (pH) tanah yang sesuai untuk budidaya ketela pohon berkisar antara 4,5 – 8,0 dengan pH ideal 5,8. pada umumnya tanah di Indonesia ber pH rendah (asam), yaitu berkisar 4,0- 5,5, sehingga seringkali dikatakan cukup netral bagi suburnya tumbuhan ketela pohon.

Pengolahan Lahan

Persiapan:
  • Pengukuran PH tanah dilakukan dengan memakai kertas lakmus, pH meter dan atau cairan pH tester.
  • Penganalisaan jenis tanah pada referensi atau sempel tanah yang akan ditanami untuk mengetahui ketersediaan unsur hara, kandungan materi organik.
  • Penetapan jadwal / waktu tanam berkaitan bersahabat dengan dikala panen. Hal ini perlu diperhitungkan dengan asumsi waktu tanam bersamaan dengan tumbuhan lainnya (tumpang sari), sehingga sekaligus sanggup memproduksi beberapa variasi tumbuhan sejenis.
  • Luas areal penanaman diubahsuaikan dengan modal dan kebutuhan setiap petani ketela pohon. Pengaturan volume produksi penting juga diperhitungkan sebab berkaitan bersahabat dengan asumsi harga dikala panen dan pasar.
Pembukaan dan pencucian lahan:
  • Pembukaan lahan pada pada dasarnya yaitu merupakan pencucian lahan dari segala gulma (Tumbuhan pengganggu) dan akar tumbuhan sebelumnya.
  • Tujuan pencucian lahan untuk memudahkan perakaran tumbuhan berkembang dan menghilangkan flora inang bagi hama dan penyakit yang memungkinkan ada.
Pembentukan Bedengan:
  • Bedengan dibentuk pada dikala lahan sudah 70% dari tahan penyelesaian. Bedengan atau pelarikan dilakukan untuk memudahkan penanaman sesuai dengan ukuran yang dikehendaki.
  • Pembentukan bedengan untuk memudahkan pemeliharaan tanaman, ibarat pencucian tumbuhan liar maupun sehatnya pertumbuhan tumbuhan itu sendiri.
 Berikut ini yaitu seputar informasi yang kami berikan untuk anda semuanya mengenai  Kabar Terbaru- Cara Budidaya Menanam Singkong Super yang Baik 
Pengapuran:
  • Untuk menaikkan pH tanah, terutama pada lahan yang bersifat sangat asam/tanah gambut, perlu dilakukan pengapuran. Jenis kapur yang dipakai yaitu Kalsit/Kaptan (CaCO3). Dosis yang biasa dipakai yaitu 1 – 2,5 ton / hektar. Pengapuran diberikan pada waktu pembajakan atau pada dikala pembentukan Bedengan bergairah bersamaan dengan proteksi pupuk kandang.

Persiapan Bibit

  • Gunakan varietas unggul yang memiliki potensi hasil tinggi, disukaikonsumen, dan sesuai untuk kawasan penanam.
  • Ketela pohon berasal dari tumbuhan induk yang cukup bau tanah (10-12 bulan).
  • Ketela pohon harus dengan pertumbuhannya yang normal dan sehat serta seragam.
  • Batang telah berkayu dan berdiameter  2,5 cm lurus.
  • Belum tumbuh tunas-tunas baru.

Teknik Penanaman

  1. Penanaman harus memperhatikan ekspresi dominan dan curah hujan. Pada lahan tegalan/kering, waktu tanam yang paling baik yaitu awal ekspresi dominan hujan atau sesudah penanaman padi. Jarak tanam yang dipakai pada pola monokulturan yaitu 80 x 120 cm.
  2. Sebelum bibit ditanam disarankan semoga bibit direndam terlebih dahulu dengan pupuk hayati SOT HCS yang telah dicampur dengan air selama 3-4 jam. Setelah itu gres dilakukan penanaman di lahan, hal ini sangat cantik untuk pertumbuhan dari bibit.
  3. Cara penanaman dilakukan dengan meruncingkan ujung bawah stek Ketela Pohon, kemudian tanamlah sedalam 5 – 10 cm atau kurang lebih 1/3 penggalan stek tertimbun tanah. Bila tanahnya keras/berat dan berair/lembab, stek ditanam saja.

Perawatan Tanaman

  • Penyulaman
    Lakukan penyulaman yakni dengan cara mencabut dan diganti atau disulam. Penyulaman dilakukan pada pagi atau sore hari, dikala cuaca tidak terlalu panas.
  • Penyiangan
    Penyiangan bertujuan untuk membuang semua jenis rumput/tanaman liar/tanaman pengganggu yang hidup disekitar tanaman. Dalam satu musim, minimal dilakuakan penyiangan 2 kali. Periode kritis atau periode tumbuhan harus bebas dari tumbuhan pengganggu yaitu antara 5 – 10 ahad HST (Hari Setelah Tanam). Bila tumbuhan peengganggu tidak terkendali selama periode kritis tersebut, produktivitas sanggup turun hingga 75% kalau dibandingkan dengan kondisi tanpa gangguan tumbuhan liar/pengganggu.
  • Pembubunan
    Lakukan dengan menggemburkan tanah disekitar tumbuhan dan setelahnya dibentuk ibarat gundukan. Waktu pembubunan bersamaan dengan penyiangan, hal ini sanggup menghemat biaya. Apabila  tanah disekitar pohon terkikis sebab hujan atau sebab yang lain, maka perlu dilakukan penimbunan ulang.
  • Perempelan/Pemangkasan
    Perempelan/Pemangkasan tunas perlu dilakukan kerana minimal setiap pohon harus memiliki 2 atau 3 cabang, hal ini semoga batang pohon tersebut sanggup dipakai sebagai bibit lagi dimusim tanam mendatang.

Pemupukan

 Berikut ini yaitu seputar informasi yang kami berikan untuk anda semuanya mengenai  Kabar Terbaru- Cara Budidaya Menanam Singkong Super yang Baik

Pemupukan perlu dilakukan dengan Pupuk Kandang yang telah diolah terlebih dahulu dengan POLA HCS. Jika pupuk sangkar berasal dari ternak yang belum memakai SOC HCS, maka kebutuhan per hektar sebanyak 2 ton. Namun kalau kotoran berasal dari ternak yang telah memakai SOC HCS, maka kebutuhan per hektar hanya 8 kwintal.

Pengairan dan Penyiraman

Kondisi lahan Ketela Pohon dari awal tanam hingga umur 4-5 bulan HST (Hari Setelah Tanam) selalu daam keadaan lembab, tapi tidak terlalu becek. Pada tanah kering perlu dilakukan penyiraman dan pengairan. Pada musin kering, penyiraman dilakukan dengan cara menyiram pribadi namun cara ini sanggup merusak gundukan tanah di pangkal pohon, yang lebih baik yaitu dengan system genangan dengan tujuan semoga air sanggup meresap ke tanah.

Panen

  • Ciri dan Umur Panen
    Ketela pohon sanggup dipanen pada dikala pertumbuhan daun bawah mulai berkurang. Warna daun mulai menguning dan banyak yang rontok. Umur panen tumbuhan ketela pohon telah mencapai 6-8 bulan untuk varietas Genjah dan 9-12 bulan untuk varietas dalam.
  • Cara Panen
    Ketela pohon dipanen dengan cara mencabut batangnya dan umbi yang tertinggal diambil dengan cangkul atau garpu tanah.

Pasca Panen

  • Pengumpulan
    Hasil panen dikumpulkan di lokasi yang cukup strategis, kondusif dan gampang dijangkau oleh angkutan.
  • Penyortiran dan Penggolongan
    Pemilihan atau penyortiran umbi ketela pohon bahu-membahu sanggup dilakukan pada dikala pencabutan berlangsung. Akan tetapi penyortiran umbi ketela pohon sanggup dilakukan sesudah semua pohon dicabut dan ditampung dalam suatu tempat. Penyortiran dilakukan untuk menentukan umbi yang berwarna higienis terlihat dari kulit umbi yang segar serta yang cacat terutama terlihat dari ukuran besarnya umbi serta bercak hitam/garis-garis pada daging umbi.

telah kami sertkan juga info yang lainya untuk anda simak yaitu Teknik Cara Budidaya Tanaman Sorgum dan Cara Budidaya Buah Paprika untuk informasi pelengkap sobat-sobat dalam melaksanakan usahanya. selamat mencoba dan salam sukses dari kami.

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed