oleh

Kabar Terbaru- Cara Budidaya Kelengkeng Di Pot Flora Rumah

Budidaya Tanaman Kelengkeng Pada Kesempatan kali ini kami akan memperlihatkan gosip bagi sahabat semuanya mengenai Budidaya Kelengkeng. Perhatikan gosip yang kami sampaikan dibawah ini sebagai pengetahuan anda semua dalam berbudidaya. Semoga sanggup bermanfaat dan sebagai motivasi untuk anda dalam berusaha.

buah kelengkeng yakni buah yang harganya relative mahal. Banyak orang tertarik untuk membudidayakannya di rumah. Buah ini mempunyai cirri khas rasa yang manis. Ada orang yang menyebutnya kelengkeng dan ada juga yang menyebutnya lengkeng. Buah ini mempunyai kulit yang keras dan biji didalamnya. Bauh ini ibarat dengan buah rambutan.

BUDIDAYATANAMAN KELENGKENG

 Pada Kesempatan kali ini kami akan memperlihatkan gosip bagi sahabat semuanya mengenai  Kabar Terbaru- Cara Budidaya Kelengkeng di Pot Tanaman Rumah

Kelengkeng merupakan tumbuhan keras mempunyai batang dan kayu yang kuat, sistem perakaran sangat luas dan mempunyai akar tunggang yang sangat dalam (terutama tumbuhan lengkeng yang berasal dari biji), sehingga sangat tahan terhadap kekeringan dan tidak simpel roboh. lengkeng dari biji bisa tahunan untuk bisa berbuah itupun kalau kita beruntung dan menanam 2 pohon ( satu pohon laki dan satu pohon perempuan.

TeknisBudidaya Buah Kelengkeng

Syarat Tumbuh

Kelengkeng lebih cocok ditanam di dataran rendah antara 200-600 m dpl yang bertipe iklim berair dengan animo kering tidak lebih dari empat bulan. Air tanah antara 50-200 cm. Curah hujan 1.500-3.000 mm per tahun dengan 9-12 bulan berair dan 2-4 bulan kering. Sementara tumbuhan led lebih bahagia pada dataran tinggi antara 900-l.000 m dpl.
Jenis-jenis unggulan Pohon Lengkeng Bangkok, diantaranya :
1.      DiamondRiver
Lengkeng Unggul Diamond River berasal dari Cina dan banyak dibudidayakan di Malaysia. Ciri-cirinya :
        Daun hijau cerah, panjang 10cm, lebar 3-4 cm
        Tepi daun bergelombang
        Cabang simpel terbelah
        Daging tebal, berair dan beraroma
        Dapat berbuah ketika umur 8-12 bulan
        Produktivitas 10-20/pohon dari pohon berumur 2 tahun

2.      PingPong
Lengkeng Ping Pong mempunyai tajuk dan daun yang unik. Dahannya cenderung memanjang, elastis dan menjulur kesegala arah. Ciri-cirinya : 
  •    Daun oval, panjang 11 cm, lebar 4 cm
  •    Tepi daun melengkung
  •    Batang cenderung menggelancir
  •    Buah seukuran bola pingpong, daging tipis, biji besar, beraroma
  •     Dapat berbuah ketika berumur 8 – 12 bulan
  •     Produktivitas 1 kg/pohon dari pohon yang berumur 7 – 8 bulan
3.       Kristal
Ciri-cirinya :
       Daun kurus panjang 19- 23 cm, lebar 5-6 cm, hijau muda
        Tajuk menjuntai kebawah, batang ibarat terkulai lemas
        Daging buah tebal 4 – 5 cm
        Produktivitas 35 – 48 kg/ pohon dari pohon yang berumur 3 tahun
4.      Aroma Durian
Ciri-cirinya:
  –           Daun lurus, kaku dan hijau tua
@         Tajuk kokoh, tidak menjuntai
@         Daging tebal, biji kecil, kering, kulit putih
@         Daging berbuah ketika berumur 8 – 12 bulan
@         Produktivitas 2.5 kg / pohon dari pohon yang berumur 1.5 tahun.

Pemilihan Bibit

Perbanyakan tumbuhan dilakukan dengan cangkok dan okulasi. Perbanyakan dengan biji tidak dianjurkan sebab umur berbuahnya cukup usang (lebih dari 10 tahun). Selain itu, bibit dari biji sering tumbuh menjadi lengkeng jantan yang tidak bisa berbuah. Bibit okulasi/cangkokan mulai berbuah pada umur 4 tahun. Namun sekarang dengan teknik dan cara yang terampil hasil olahan bibit lengkeng sudah sanggup berguru berbuah mulai dari umur 6 bulan dan rata-rata pada umur 1 tahun sudah bisa dipanen hasilnya. Budidaya lengkeng relatif sangat simpel dalam pengolahan dan pemeliharaanya.

Pengolahan Media Tanam

Pada dasarnya sama dengan yang diterapkan pada skala rumah tangga. Hanya di sini, penggunaan pupuk sangkar sanggup perhatian lebih, dimana di tahap awal penanaman dukungan pupuk sangkar penting untuk diterapkan di media tanam. Kandungan unsur yang terurai dalam hara, berfungsi sebagai perangsang pertumbuhan tanaman. Selebihnya media pasir, tanah liat, dan sekam bisa dikombinasikan. Jarak penanaman pada Budidaya Lengkeng, jarak tanam sekitar 8 m x 10 m (atau bisa kurang), lubang tanam berukuran 60 cm x 60 cm x 50 cm. Setiap lubang diberi pupuk sangkar yang telah matang sebanyak 20 kg.


Pemeliharaan 

Setelah tanaman kelengkeng dipindahkan dalam pot, langkah selanjutnya yakni perawatan harian yang mencakup penyiraman, pemupukkan, pencahayaan, atau pemangkasan apabila jikalau pohon sudah mulai besar dan siap berbuah. Selain itu penggantian media tanam juga perlu dilakukan setiap setahun satu kali, hal ini bertujuan semoga tumbuhan lengkeng tetap produkif sebab mendapat nutrisi dari media tanam yang baru. Penggantian media tanam tidak seluruhnya, akan tetapi disisakan media tanam yang sebelumnya untuk ditambah dengan media tanam yang baru.

Penyiraman bibit yang gres ditanam memerlukan banyak air. Oleh sebab itu tumbuhan perlu disiram pada pagi dan sore hari. Penyiraman dilakukan secukupnya dan air jangan hingga menggenangi tanaman. Penggemburan diusahakan semoga media tanam tidak memadat sebab akan menghambat pertumbuhan akar. Pemadatan media biasanya terjadi sebab penyiraman yang berlebihan. Setelah itu, lakukan penggemburan dengan memakai sekop kecil. Hati-hati, jangan hingga merusak akarnya.Pemeliharaan penting lainnya yakni pemangkasan cabang yang tidak produktif dan ranting-ranting yang menutup kanopi. Dengan demikian, sinar matahari sanggup masuk merata ke seluruh pecahan cabang. Tumbuhan parasit (benalu) harus cepat dibuang. Tanaman kelengkeng termasuk simpel tumbuh, tetapi sukar berbunga. Oleh sebab itu, diharapkan stimulasi pembungaan dengan jalan mengikat kencang batang yang berada satu meter di atas permukaan tanah. Batang dililit melingkar sebanyak 2-3 kali dengan kawat baja. Biasanya tumbuhan ini berbunga pada bulan Juli-oktober. Buah matang lima bulan sehabis bunga mekar. Namun itu tergantung pengolahan dan pemeliharaan tanaman, terbukti tumbuhan lengkeng yang saya olah dalam drum sanggup berbuah tidak mengenal musim.

Hama dan Penyakit

Hama yang biasa menyerang tumbuhan lengkeng yakni serangga pengisap buah (Tessaratomajavanica). Kelelawar merupakan hewan hama yang sering merusak buah yang matang. Penyakit yang sering menyerang ketika animo hujan yakni mildu ibarat yang menyerang tumbuhan rambutan. Untuk mencegah serangan kelelawar, pentil buah dibrongsong dengan brongsong yang dibentuk khusus.

Panen dan Pasca Panen

Lengkeng termasuk buah non-klimakterik sehingga harus dipanen matang di pohon sebab tidak sanggup diperam. Pemanenan buah dilakukan ketika pagi hari untuk mengurangi penguapan air dari buah dan menghindari panas sebab sengatan matahari. Panen ketika hari hujan juga sebaiknya dihindari. Kerusakan buah ketika panen sanggup mempercepat proses pembusukan buah, sebab itu proses pemanenan harus dilakukan dengan hati-hati.Pemanenan dilakukan dengan alat yang sanggup memotong tangkai rangkaian buah. Alat panen berupa gunting bertangkai panjang yang tangkainya sanggup diatur dari bawah. Tanda-tanda buah matang yakni warna kulit buah menjadi kecokelatan gelap, licin, dan mengeluarkan aroma. Rasanya elok harum, sedangkan buah yang belum matang rasanya belum manis. Pemasaran buah lengkeng sekarang sangat simpel sebab stok lengkeng di pasar tradisional maupun pasar modern masih kekurangan. Peminat buah lengkeng juga sangat banyak, sebab lengkeng merupakan salah satu buah yang sangat lezat.
Demikian gosip mengenai tanaman kelengkeng, Kami setakan juga gosip yang lainya yaitu Cara Budidaya Jahe Merah dan Cara Budidaya Bawang Merah untuk sumber pengetahuan anda seuanya, terimakasih semoga sanggup membantu.

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed