12 Pasangan Tak Resmi Terciduk Razia Polres Sragen, Kapolres; Laporkan Saja Lewat 110..!

SRAGEN – Respon cepat lewat saluran nomor telepon 110 Polres Sragen, berimbas tertangkapnya 12 pasangan tak resmi, diduga tengah berbuat asusila, berada di tiap kamar berkedok kos-kosan di kecamatan Karangmalang Sragen.

12 pasangan laki-laki dan perempuan yang rata rata masih remaja berusia belasan tahun itu, langsung diamankan ke Mapolres Sragen, usai dilakukan penggerebegan oleh petugas Kepolisian.

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama membenarkan penangkapan 12 pasangan tak resmi yang tengah berada di tiap kamar berkedok kos-kosan tersebut.

“ benar bahwa Polres Sragen telah selesai melakukan razia di lokasi seperti kos-kosan yang dijadikan arena mesum pasangan tidak resmi di kecamatan Karangmalang. Kegiatan itu berawal dari laporan warga lewat panggilan telepon darurat 110 Polres Sragen, yang kemudian direspon petugas Polres Sragen, “ Ungkapnya melalui Kasi Humas Iptu Ari pujiantoro, Senin (31/10/2022).

Laporan disusul penggerebegan dilokasi kejadian itu sendiri terjadi pada Minggu 30 Oktober 2022, dimulai pukul 10.30 WIB.

Diawali dari pengecekan kamar seperti kos-kosan itu, kemudian petugas yang terdiri dari personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) ditambah kekuatan dari Satuan Reskrim, Sabhara serta anggota Polsek Karangmalang, mendapati belasan remaja ditiap kamar diduga tengah berbuat asusila.

Saat ini, sebanyak 12 pasangan remaja putra dan putri telah diamankan diruang penyidikan Sat Reskrim Polres Sragen untuk dilakukan pendataan dan diantaranya terdapat pasangan dibawah umur masih dalam pembinaan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sragen.

Selain telah mengamankan 12 pasangan remaja, petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Sragen juga telah melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pemilik rumah prostitusi berkedok kos-kosan tersebut.

Dalam keterangannya, Kapolres berterima kasih atas laporan warga yang masih memiliki kepedulian terhadap lingkungan disekitarnya, dengan melaporkan kejadian ini ke Mapolres Sragen.

Disisi lain, Kapolres juga menghimbau agar warga tidak menggunakan saluran telepon 110, yang merupakan saluran respon cepat bagi warga yang membutuhkan tindakan kepolisian segera, tidak disalah artikan, tidak digunakan untuk main-main, ataupun hanya untuk iseng belaka.

“ Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah mempercayai saluran 110 Polres Sragen, untuk kejadian yang membutuhkan kehadiran Polri. Selain laporan 110, Polres Sragen juga membuka layanan Kepolisian melalui Washabb Center di nomor 088-77-110-110. Laporkan saja setiap ada kejadian yang membutuhkan layanan kami lewat WA Center. Insyaallah, laporan anda pasti akan kita respon dengan cepat, “ tandas Iptu Ari mengakhiri.

(Humas Polres Sragen)