oleh

Kabar Terbaru- Panduan Berbudidaya Burung Murai Kerikil Terlengkap

Pada kesempatan kali ini admin akan memperlihatkan gosip bagi anda semua dalam berbudidaya ternak burung murai batu, tentu anda membutuhkan gosip untuk mengetahui bagaimana cara dalam merawat burung murai batu, burung murai kerikil ini dibedakan menjadi 2 jenis untuk penangkaran saja dan untuk ajang kontes. Maka anda sanggup simak dalam gosip di bawah ini yang kami sampaikan untuk anda semuanya.
dalam bidang budidaya disini kami selalu meng update seputar gosip dalam berbudidaya menyerupai jenis unggas, tanaman, ikan, dll. Untuk itu kunjungi blog kami untuk mengetahui banyak sekali gosip yang telah kami sampaikan.
Berikut ialah panduan dalam berternak burung murai batu :
Pilih indukan yang berkualitas
Memilih indukan merupakan hal yang pertama yang harus dilakukan dalam berternak burung murai batu. Pililihlah indukan jantan yang berkualitas biasanya indukan jantan yang berkualitas itu mempunyai ciri ciri tidak cacat fisik dan mempunyai bunyi yang keras. Dan untuk indukan betina berkualiatas biasanya mempunyai ciri ciri umur burung harus 1 tahun, tidak cacat fisik,suara yang anggun dan keras.
Lokasi Penangkaran
Sebaiknya untuk lokasi penangkaran, usahakan pilih lokasi yang jauh dari keramaian. Sebab burung ini menyukai daerah yang sepi menyerupai habitat aslinya
Lokasi Penangkaran
Sebaiknya untuk lokasi penangkaran, usahakan pilih lokasi yang jauh dari keramaian. Sebab burung ini menyukai daerah yang sepi menyerupai habitat aslinya.
Menyediakan keperluan burung
Maksud keperluan burung yaitu keperluan yang diharapkan burung yang harus ada dikandang menyerupai daerah makan dan daerah minum, pada umumnya para peternak burung menentukan daerah makan burung dengan 10cm x 10cm yang sanggup kita dapatkan di toko burung.
1. Tujuan Untuk Kompetisi Burung Berkicau.
Kalau tujuan ini ya sebaiknnya cari induk jantan dari gen yang punya prospek juara atau yang telah pernah mendapat predikat juara diperlombaan besar. Setidaknya anda mempunyai awal yang baik untuk Dibudidayakan. Biasanya yang pernah sanggup juara harganya mahal. Adapun ciri indukan yang baik ialah sebagai berikut :
  • bertipe bunyi keras
  • pintar menirukan bunyi burung lain
  • mempunyai tonjolan-tonjolan bunyi yang khas, contohnya tembakan-tembakan, ngerol dan variasi suara
  • performa dan penampilan yang baik dikala membawakan irama lagu.
Langkah selanjutnya ialah mencari indukan betina yang berkualitas. Ciri-ciri fisiknya kurang lebih sama dengan indukan jantan. Indukan betina juga harus dicari yang suaranya merdu dan berpostur baik, mempunyai ekor yang cukup panjang untuk ukuran murai kerikil betina. Kesulitannya itu justru mencari induk betina yang berkualitas ini, alasannya ialah kebanyakan orang menjual pejantan. Disarankan mendatangi rumah-rumah penangkaran Murai Batu dan memesannya terlebih dahulu.
2. Tujuan Untuk Sekedar Menangkarkan Saja.
Biasanya dilakukan oleh para hobbies, alasannya ialah pertimbangan melestarikan kelangsungan hidup murai kerikil saja. Jenis yang ditangkarkan murai kerikil dari spesies apa saja. Pembudidaya yang bertujuan menyerupai ini biasanya memakai langkah-langkah menyerupai di bawah ini :
  • Memperkenalkan suara/kicauan indukan jantan dan indukan betina. Caranya dengan menempatkan kedua burung tersebut dalam sangkar gantung yang terpisah yang tertutup kerodong guna tidak saling terlihat. Sampai saling sahutan dan seirama.
  • Buka kerodong dengan jarak antara kedua sangkar 4 meter. Jangan eksklusif disatukan, alasannya ialah indukan jantan sanggup menyerang bahkan sanggup membunuh induk betina. Sampai satu mingguan.
  • Tempatkan sangkar lebih akrab lagi. Misal dengan jarak sangkar mereka menjadi 1 – 2 meter. Sampai kedua burung sudah saling cocok, cirinya jantan akan memperlihatkan bahasa tubuh, menyerupai mengibas-kibaskan ekornya dan menampilkan bunyi yang merdu untuk menarik perhatian individu betina.
  • Selanjutnya perhatikan betinanya, kalau hanya membisu diri di atas tangkringan saja, itu menerangkan belum siap untuk kawin. Jika betina mengambil posisi membungkuk dan melebarkan kedua sayapnya, itu menerangkan sudah benar-benar siap untuk kawin.
  • Kalau sudah begitu segera masukkan kedua indukan dalam sangkar penangkaran yang besar. Tapi jantan usahakan masih didalam sangkar yang digantung di dalam sangkar besar. Sampai betina terlihat sering hinggap disekitar sangkar indukan Jantan.
  • Kemudian keluarkan indukan Jantan dari sangkar gantung.
  • Tunggu hingga terjadi perkawinan, biasanya sehabis itu betina akan membangun sarang dan bertelur.
Sekiranya cukup sekian yang sanggup kami sampaikan untuk anda semuanya, supaya apa yang kami sampaikan sanggup bermanfaat bagi anada semuanya, untuk melihat cara berbudidaya yang lainya kami juga memperlihatkan opsi lain untuk anda semuanya menyerupai Panduan Cara Budidaya Bebek Petelur Lengkap dan Panduan Lengkap Berbudidaya Ayam Potong.
Apabila terdapat perkataan kami yang kurang berkenan di hati anda semuanya, kami mohon maaf sebesar-besarnya alasannya ialah semata-mata yang kami sampaikan hanya untuk menyebarkan gosip untuk anda semuanya. terimakasih

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed