Jelang Puasa, Patroli Polsek Banjarejo Blora Sasar Pasar Tradisional

Polres Blora Polda Jawa Tengah |Untuk mencegah peredaran uang palsu serta memantau ketersediaan bahan pangan di kawasan pasar tradisional di kabupaten Blora menjelang datangnya bulan puasa. Polres Blora Polda Jawa Tengah intensif menggelar patroli ke pusat pertokoan serta kawasan pasar tradisional.

Patroli dilakukan dari tingkat Polres hingga Polsek di 16 kecamatan di Kabupaten Blora. Salah satunya yang dilakukan oleh Polsek Banjarejo, Selasa, (22/03/2022). Satu regu patroli Polsek Banjarejo yang dipimpin oleh Kapolsek AKP Sumaryono,SH,MH menyambangi kawasan pertokoan dan pasar tradisional di wilayah setempat.

Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah,SH,MH melalui Kapolsek Banjarejo AKP Sumaryono,SH,MH menyampaikan bahwa selain untuk antisipasi gangguan kamtibmas, patroli sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat. Apalagi menjelang bulan puasa pasar tradisional ramai dikunjungi warga.

“Patroli adalah untuk antisipasi gangguan kamtibmas, namun demikian tak lupa kita sampaikan ajakan kepada masyarakat agar waspada terhadap peredaran upal. Apalagi di pasar tradisional rata rata para pedagang tidak menggunakan alat pendeteksi uang,” ucap Kapolsek Banjarejo.

Selain imbauan kamtibmas, petugas kepolisian juga mengimbau warga agar tak bosan dalam menerapkan protokol kesehatan karena saat ini masih dalam pandemi Covid-19. “Tak kalah penting adalah penerapan protokol kesehatan. Kita ajak warga agar tidak bosan disiplin prokes,” tandas Kapolsek AKP Sumaryono.

Dengan humanis petugas Polsek Banjarejo menyisir los los pasar tradisional kecamatan Banjarejo. Selain pasar, petugas juga menyambangi kawasan pertokoan yang ada.

Dari hasil pantauan dilapangan untuk stok pangan di pasar Banjarejo terpantau aman, dan harga kebutuhan pokok masyarakat relatif stabil belum ada lonjakan harga yang signifikan.

Patroli Polsek Banjarejo tersebut mendapat tanggapan positif dari warga, salah satunya adalah Sarno. Warga desa Banjarejo ini mengaku lebih tenang dengan kehadiran petugas. “Alhamdulilah dengan adanya pak polisi kami merasa lebih aman,” kata Sarno.