Antisipasi Penipuan Online, Kasat Binmas Polres Blora Blusukan Kampung Ajak Warga Waspada

Polres Blora Polda Jawa Tengah |Untuk antisipasi terjadinya penipuan online di wilayah kabupaten Blora Jawa Tengah, Kapolres Blora AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH telah menginstruksikan seluruh jajarannya agar aktif sambang ke masyarakat guna menyampaikan imbauan kepada warga.

Kapolres beranggapan bahwa perkembangan media sosial saat ini rawan digunakan untuk mencari keuntungan pribadi dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Untuk itulah, warga masyarakat harus diingatkan.

Seperti yang dilakukan oleh Kasat Binmas Polres Blora AKP Sudarto, bersama anggota Binmas dan Bhabinkamtibmas menyambangi rumah warga di desa Puledagel kecamatan Jepon, Jumat, (16/09/2022).

Dalam sambang tersebut Kasat Binmas berkesempatan untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat desa setempat. Dan pada momen tersebut, Kasat Binmas menyampaikan imbauan agar warga waspada terhadap penipuan online yang bisa saja menimpa setiap orang.

“Menyikapi perkembangan media sosial, kita ajak warga agar selalu waspada. Saat ini kemajuan teknologi diiringi kerawanan salah satunya adalah penipuan online,” ucap Kasat Binmas.

Kasat Binmas mewanti wanti warga agar jika ada yang menghubungi baik melalui WA, SMS, adaupun media sosial lainnya agar tidak mudah percaya. Apalagi jika ada yang meminta transferan uang ataupun imbalan lainnya. “Jangan mudah percaya terhadap orang asing, apalagi jika ada nomor baru yang mengaku aku sebagai seseorang yang kita kenal. Pastikan dulu itu betul apa tidak apalagi jika meminta uang ataupun barang,” tandas Kasat Binmas.

Kegiatan tersebut mendapat tanggapan positif dari warga, salah satunya adalah Sukini, ia mengaku pernah dihubungi oleh seseorang yang mengatakan bahwa dirinya memenangkan undian satu unit mobil, namun agar hadiahnya dikirim orang tersebut meminta transferan uang. “Dulu pernah saya dihubungi bahwa dapat mobil, sempat kepincut pak dan akan transfer uang. Untungnya saat di Bank bertemu dengan pak Bhabinkamtibmas terus saya diingatkan dan tidak jadi saya transfer uangnya,” ucap Sukini.