oleh

Video Pemuda Ngamuk Hancurkan Motor Scoopy Akibat Ditilang

Kabarterbaru.co, Video itu sudah ramai sejak pagi hari ini, Kamis (7/2/2019). Peristiwa itu terjadi di Kota Tangerang Selatan. Dalam video terlihat seorang lelaki mengamuk dan menghancurkan motor jenis Honda Scoopy. Dalam vіdео terlihat ѕеоrаng lelaki mengamuk dаn mеnghаnсurkаn mоtоr jenis Honda Sсоору. Ada 2 polisi dі dеkаtnуа, ѕеоrаng роlіѕі kеlіhаtаn mеnсаtаt, ѕеоrаng lаіnnуа mеrеkаm vіdео. Prіа tаdі kеlіhаtаn mеngаmuk, dіа mеnсороt satu реr satu bоdу mоtоrnуа.

Grab Indonesia bakal menggratiskan selama sebulan perjalanan wanita yang ada pada video pemuda ‘mengamuk saat ditilang polisi’.

Hal tersebut diungkapkan Grab Indonesia melalui akun twitter resminya pada Kamis (7/2).

“Tolong kasih tau ke mbaknya, kita bakal kasih gratis naik Grab selama sebulan. Please twitter, do your magic!” tulis Grab Indonesia.

Cuitan Grab Indonesia ini pun sudah mendapat respons dari para pengguna Twitter sebanyak lebih dari 5.000 retweet. Seperti diketahui viral di media sosial video memperlihatkan seorang pria yang tengah merusak sepeda motor. Dalam video tersebut, skuter matik Honda Scoopy warna merah dibanting-banting, dan bodi motornya rusak karena ‘dicabik-cabik’.

Di dekat pria tersebut ada seorang wanita yang berusaha menahan emosi pria tersebut. Wanita berbaju warna biru gelap tersebut bahkan nyaris terkena motor yang dibanting pria tersebut.

Di samping pria yang terlihat marah itu tampak berdiri dua orang polisi. Kedua polisi santai sembari menulis buku tilang.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Polisi Lalu Hedwin menjelaskan bahwa pria itu marah karena tidak terima dirinya ditilang petugas polisi.

Menurut Lalu, pengendara motor itu melawan arus karena berkendara dari arah Santa Ursula Bumi Serpong Damai, Tangsel ke arah Intermark Mall BSD. Padahal, arus lalu lintas di kawasan itu seharusnya dari arah Intermark Mall ke arah Santa Ursula.

Tidak hanya itu pria tersebut juga tidak memiliki SIM dan STNK, serta tidak menggunakan helm.

Komentar

News Feed