oleh

Belum Pernah Kenyam Listrik, Bu Suginem Terima Bantuan Pijar Bhayangkara Dari Kapolres Sragen

Kabarterbaru.co, Sragen – Kebahagiaan nampak sekali terlihat, tatkala keluarga ibu Suginem, warga Dukuh Combongan Desa jenggrik Kecamatan Kedawung Sragen, mendapat kunjungan Kapolres Sragen Polda Jawa Tengah AKBP Yimmi Kurniawan dalam silaturahmi sekaligus pemberian bantuan sosial yang diusungnya dengan nama Pijar Bhayangkara, Kamis (31/01/2019).

Bantuan sosial yang di sebut “Pijar Bhayangkara” ini, ia prakarsai sebagai wadah kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberian bantuan pemasangan listrik kepada warga yang benar benar kurang mampu, dan di bawah standart garis kemiskinan.

Kunjungan di rumah ibu Suginem ini, dilakukan setelah dirinya memperoleh laporan dari Kapolsek Kedawung, bahwa di wilayahnya masih terdapat keluarga yang tergolong sangat miskin. Selain itu ibu Suginem, dalam kondisinya yang serba kekurangan, masih pula menderita sakit. Dan hingga saat ini, ia di rawat di rumah oleh Mulyani, anak satu satunya.

Rumah tinggal yang terbuat dari kayu dengan kondisinya yang sudah lapuk di sana sini ini nampak gelap. Ketika Kapolres masuk ke rumah harus membungkuk. Rumahnya tidak cukup tinggi, sehingga membuat udara terasa lembab di dalam rumah, terlebih tidak adanya penerangan di dalam rumah, lantaran memang tak mampu untuk menangung biaya beban membayar pemasangan listrik.

“Rumah itu berciri khas rumah masyarakat Sragen yang terbuat dari kayu seperti pada umumnya, hanya saja dindingnya sudah di rehap dengan bantuan para tetangga. Namun beberapa kamar kondisinya sudah lapuk di sana sini, dan gelap, karena memang belum ada lampu penerangan di dalam rumah. Belum ada listrik yang terpasang, karena bu Suginem ini tidak mampu memasang jaringan listrik.“ ujar Kapolres saat bersilaturahmi.

“Dan kita kesini, mengunjungi ibu Suginem tak lain hanya untuk meringankan beban beliau. Kita berikan bantuan sembako, serta pemasangan listrik, karena selama ini ibu Suginem belum pernah merasakan seperti apa terangnya listrik di dalam rumahnya itu. Meski hanya sebesar 450 Watt, namun semua itu sudah cukup untuk memasak nasi, dan menerangi dalam rumah.“ tambahnya lagi.

Kapolres juga menambahkan, “ Saat sampai di rumah ibu Suginem, ia masih tiduran. Kondisinya memprihatinkan. Namun beruntung masih ada anaknya yang merawat, meski dengan makanan dan peralatan seadanya. Dengan perekonomian yang hanya mengandalkan gaji bu Mulyani sebagai buruh serabutan itu, tentu belum cukup untuk memperoleh kehidupan yang layak.

Jangankan untuk memenuhi kebutuhan seperti pakaian serta kebutuhan lain, untuk penerangan saja ia tak mampu membayar. Ironisnya, di tengah era global serta digital seperti ini, masih ada keluarga yang belum pernah melihat terangnya listrik. Inilah yang membuat keluarga besar Polres Sragen kemudian mengelus dada, dan menyisihkan uang untuk bantuan kemanusiaan, yang kita sebut dengan bantuan Pijar Bhayangkara.“ pungkas Kapolres.

Selain memberikan bantuan berupa sembako, dan pemasangan listrik. Kapolres juga memberikan uang untuk biaya pengobatan ibu Suginem serta membayar token listrik. Para tetangga dan anak anak yang saat itu menyaksikan pemberian bantuanpun, tak luput dari uluran tangan Kapolres. Masing masing juga menerima bantuan, meski hanya sekedarnya.

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed