Berita  

Untuk Mengantisipasi Penyebaran Virus PMK Pada Hewan Ternak, Polres Tulungagung Intens Lakukan Sosialisai

TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung untuk mengantisipasi penyebaran virus PMK pada hewan ternak. Anggota bersama dengan tim Terkait mendatangi beberapa Kecamatan melaksanakan pemantauan dan sosialisai.

Dipimpim Kasat Binmas AKP Olivia Evayanti, S.H bersama anggota melakukan sosialisai kepada peternak

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto, SH, SIK, MH melalui Kasi Humas Iptu Anshori mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran virus PMK pada hewan ternak Jajaran Sat Binmas Polres Tulungagung terus melakukan sosialisai kepada Peternak, Pemotongan Hewan dan di pasar sapi.

“Kami juga membagikan selebaran berisi himbauan dan ajakan kepada peternak juga melakukan pendampingan pemnyemprotan pada hewan maupun kandang ternak dan pedagang sapi untuk melaporkan kepada petugas jika mendapati hewan piaraannya dalam kondisi sakit”, ucapnya, Jumat (19/05/2022).

Virus PMK menyebabkan penyakit menular namun tingkat kematiannya rendah dan dapat disembuhkan dengan masa inkubasi 14 hari, serta masa penyembuhan 14 hari. Apabila sudah sembuh tidak ada masalah untuk dipotong, karena virus dalam PH tertentu tidak aktif dan akan mati pada suhu 60 Derajat Celcius.

“Secara klinis, penyakit ini tidak masalah karena tidak menular ke manusia. Perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi untuk masalah penanganan penyakit agar para peternak tidak panik, pemotongan ketika sakit dan ada beberapa bagian yang harus dipilah, namun pada suhu 60 sampai dengan 70 derajat, virus tersebut sudah mati,” Jelasnya.

Hewan Ternak yang terkena Penyakit Ternak PMK dengan Gejala – gejala seperti Suhu Tinggi Pangkal Telinga, Lendir dimulut, Lidah Menjulur, Nafsu makan Berkurang, Kaki Pincang, Luka pada celah kuku / lepas kuku dan Nafas Cepat.

“Efek dari penyakit tersebut berat badan turun, sariawan dan kuku lepas sehingga menyebabkan nafsu makan sapi menurun,” ujarnya.

“Jajaran Bhabinkamtibas Polres Tulungagung juga melakukan pengecekan dan sosialisai pada peternakan sapi di desa binaanya”, tandasnya.

Kasi Humas mengimbau kepada peternak sapi untuk selalu menjaga kebersihan kandangnya agar hewan ternak tersebut tidak mudah terkena wabah penyakit. (ANS71-Restu)