oleh

Sterilkan Sragen Dari Covid-19, Polres Kerahkan Penyemprotan Disinfektan, Mulai Jalur Jalan, Pasar Hingga Warung dan Pertokoan Jadi Sasaran

Polres Sragen –  Jajaran Kepolisian Resor Sragen telah mensterilisasi sepanjang jalur perlintasan Sragen –Solo hingga sepanjang jalur Sragen-Karanganyar, pasar, pertokoan dan area taman, selama berlangsung masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Sragen.

 

Meski penyemprotan disinfektan ini baru menjangkau beberapa persen dari total cakupan wilayah di setiap kecamatan Sragen, namun dampaknya sudah bisa dirasakan.

 

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas mengatakan penyemprotan di lakukan baik oleh kendaraam watercanon Brimob Polda Jateng, kendaraan bak terbuka Satuan Lalu Lintas, juga di lakukan secara berkala saat di lakukan Patroli terpadu antara Polres Sragen, TNI dan Sat Pol PP, ataupun patroli oleh Polsek jajaran.

 

“ Penyemprotan sudah kita lakukan di sepanjang jalan raya Solo- Sragen dan Sragen Batu Jamus. Rombongan terdiri dari kendaraan water canon Brimob Polda Jateng, kendaraan Sat Lantas dan beberapa kendaraan lainnya. Star dari Mapolres selanjutnya menyemprot di jalan jalan tersebut, “ terangnya.

 

“Penyemprotan secara berkala juga di lakukan saat dilakukan patroli PPKM Darurat di pasar, pertokoan dan pusat perbelanjaan pada malam hari juga area taman. Kegiatan masyarakat mulai pukul 20.00 WIB sudah harus tutup. Kalau tidak tutup mereka bakal kena semprotan disinfektan, “ tambahnya.

 

Setidaknya ini sangat mengurangi aktifitas warga yang membandel tetap melakukan aktifitasnya hingga malam hari. Awalnya mereka karena warga enggan di semprot oleh petugas, makanya mereka sudah tutup sebelum jam 20.00 WIB.

 

Namun kini ada atau tidak ada patroli PPKM Darurat, mereka sudah tutup di jam 20.00 WIB. Rata rata sudah tahu bahwa pemberlakukan PPKM Darurat berlangsung hingga tanggal 20 Juli 2021 mendatang.

 

“saya sangat mendukung sekali PPKM Darurat ini. Mudah mudahan wabah Covid-19 ini segera berakhir. Sehingga kita bisa berdagang lagi seperti dulu, “ ujar Munaji seorang pedagang sea food di depan Mall Luwes Sragen kepada media saat di temua usai di patroli Polisi.

 

Beruntung warungnya tak jadi sasaran semprotan disinfektan, lantaran sudah bersiap untuk tutup lapak sebelum di jam 20.00 WIB. Iapun juga mengaku sangat memahami kondisi darurat ini. tak menerima pembeli untuk makan di tempat dan menyarankan untuk beli di bawa pulang.

 

(Humas Polres Sragen)

 

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed