Berita  

Sempat Panas Hingga Blokir Jalan, Permasalahan Truk Dump Pembangunan Pabik Herbel di Sambungmacan Sragen Adem Usai Dimediasi Polisi

SRAGEN – Protes Warga Dimoro Sambungmacan sempat memanas, dan sempat melakukan pemblokiran jalan, lantaran akses lalu lintas jalan truk dump tanah uruk yang digunakan pembangunan pabrik Herbel Voscon PT Corin di Sambungmacan dinilai merugikan.

 

Aksi protes warga Dimoro Sambungmacan tersebut, akhirnya adem setelah permasalahan tersebut dimediasi Polsek Sambungmacan.

 

Mediasi di gelar bersama sama pemerintah desa Sambungmacan, dan tokoh masyarakat Dukuh Dimoro, menghadirkan kontaktor pembangunan pabrik Herbel Voscon PT Corin, dipimpin Wakapolsek Sambungmacan Ipda Setiyo Susilo.

 

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama dalam keterangannya melalui Wakapolsek menjelaskan, warga Dukuh Dimoro awalnya memprotes lalu lintas truk dump yang melintasi jalan Pucang – desa Dimoro karena merugikan warga.

 

Dia menguraikan, para sopir truk dump tersebut dinilai ugal ugalan oleh warga Desa, yang dapat membahayakan warga setempat, ditambah juga menganggu aktifitas petani yang saat ini tengah menggarap sawah.

 

Truk yang melintas juga tidak ditutup terpal, sehingga kebanyakan material tanah uruk yang diangkut truk terjatuh di jalan, yang menyebabkan debu, hingga licin saat terguyur hujan.

 

Hal itu diperparah lagi dengan adanya informasi bahwa tidak adanya anggaran perawatan oleh pihak pemerintah di tahun 2023 kedepan, dengan adanya kerusakan yang ditimbulkan lalu lintas truk dump di jalur jalan pucang – Dimoro.

 

Dengan adanya protes yang memicu ketidak harmonisan antara warga desa dengan pihak PT Corin tersebut, sehingga Kepolisian langsung bergerak cepat dengan melakukan mediasi mempertemukan kedua belah pihak.

 

Mediasi berlangsung lancar, baik warga maupun kontraktor sama sama setuju akan kesepakatan yang di buat saat di lakukan  rapat.

 

Atas pengajukan keberatan warga Dimoro, pihak kontraktor meminta maaf atas aktifitas truk dump yang sempat mengganggu aktifitas warga tersebut.

 

Selain itu, pihak kontraktor pembangunan PT Corin itu bersedia mengalihkan lalu lintas truk dump pengusung tanah uruk melintasi jalur lain, yakni jalan Jati dan Paldaplang yang lebih aman dari warga desa, sehingga kekhawatiran warga Dimoro akhirnya teratasi.

 

(Humas Polres Sragen)