oleh

Polsek Gesi Sragen Adakan Operasi Pekat Guna Cegah Aksi Penimbunan Sembako

Sragen-Polsek Gesi Polres Sragen adakan operasi pekat monitoring sembako di sejumlah toko yang ada di wilayah Gesi bersama unsur tiga pilar menindak lanjuti adanya kebijakan pemerintah dalam menanggulangi epidemik virus corona. Dalam hal ini dimungkinkanya salah satu penyakit masyarakat adanya borong kebutuhan pokok untuk maksud dijual kembali dengan keuntungan besar yang perlu pengawasan penegak hukum dan instansi yang saling berkompeten didalamnya, Selasa (14/4/2020).

Kapolsek Gesi Iptu Teguh Purwoko SH mewakili Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo SIK mengatakan, “Sementara stabil masih aman, harga kebutuhan pokok yang menyimpang tidak sesuai prosedur akan kena tindak seperti adaya kejadian ada barang terjual yang tidak sesuai prosedur akan kena tindak.” tegas Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, mengenai sanksi dendanya jika hakim memandang sebuah kasus penimbunan berdampak luas, maka bisa dipastikan denda maksimal bakal dikenakan terhadap si pelaku.

Sebagai informasi, Pasal 107 UU No.7 Tahun 2014 tentang Perdagangan menyebutkan, “Pelaku usaha yang menyimpan barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat terjadi kelangkaan barang, gejolak harga, dan/atau hambatan lalulintas perdagangan barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama lima (5) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah).” tambahnya.

(Humas Polsek Gesi Sragen)

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed