Berita  

Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan di Gemolong Sragen, Dua Korban Sampai Alami Luka Serius, Ini Penjelasan Kapolsek…  

SRAGEN – Dua orang pelaku penganiayaan ditangkap jajaran Reserse Kriminal Polsek Gemolong Polres Sragen.

Kedua pelaku bernama Edy alias Gombloh warga Desa Jatibatur kecamatan Gemolong, dan Ridho Yuni Arto alias Rempon warga desa Mojopuro Kecamatan Sumberlawang, Sragen, langsung diamankan petugas, usai kasus penganiayaan terhadap korban Forta Clevri dan satu kawanya dilaporkan Kepolisian.

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama dalam keterangannya melalui Kapolsek Gemolong AKP Nur Fajar Ikhsanudin saat menggelar Pres Release mengatakan, “ Peristiwan penganiayaan tersebut terjadi pada 23 Juni 2022 pukul 23.00 WIB. Akibat penganiayaan tersebut, kedua korban mengalami cidera, “ ungkap AKP Fajar.

Labih lanjut AKP Fajar menerangkan, tindak pidana penganiayaan tersebut dipicu sakit hati dan cemburu. Baik korban dan pelaku sama sama sudah saling mengenal sebelumnya.

Awalnya korban di telpon oleh tersangka, yang intinya diminta datang kerumah tersangka Edy di Desa Jatibatur Gemolong. Ditempat tersebut, sudah siap pula tersangka Ridho.

“Dari pertemuan tersebut, terjadilah penganiayaan terhadap korban dan rekannya. Terhadap kedua korban, para tersangka yang nota bene sama sama pengikut perguruan silat, langsung melalukan penganiayaan dengan cara menampar, memukul hingga menendang korban, yang berakibat korban mengalami luka cukup serius, “ tambah AKP Fajar.

Kejadian penganiayaan itu tak hanya dilakukan dirumah tersangka Edy, namun tersangka Edy juga membawa korban menuju ke jalan raya dekat tugu perbatasan Desa. Ditempat tersebut, tersangka Edy kembali melakukan penganiayaan terhadap korban, dengan cara menampar memupul dan menendang korban hingga berkali kali.

Demikian pula terhadap rekan korban, juga mengalami cidera akibat dianiaya oleh Ridho, yang dilakukannya di rumah tersangka Edy.

Akibat penganiayaan tersebut, sehingga kedua korban mengalami luka serius dan melaporkan kedua tersangka ke Polsek Gemolong.

Saat ini kedua tersangka telah diamankan petugas kepolisian. Keduanya tengah menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Gemolong, sebagaimana tindak pidana yang mereka lakukan melanggar pasal 170 ayat 2 huruf ke-1e KUHPidana tentang bersam sama melakukan kekerasan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun penjara.

Selain mengamankan dua tersangka, Polisi juga mengamankan barangbukti milik korban dan tersangka diantaranya satu unit sepeda motor Honda Supra X-125, bernmor polisi AD 2945 HN, sebuah jaket sweater merk Ripcurl warna putih merah, sebuah kaos bertuliskan Thankinsomnia warna putih, satu unit sepeda motor Yamaha Mio.

(Humas Polres Sragen)