Berita  

Nekat Banget, Candaan Pemuda Itu Berujung Bacokan Parang, Kini Tersangka Telah Diamankan Polsek Karangmalang

Polres Sragen –  Akibat bercanda diluar batas kewajaran, seorang pemuda bernama Budi Haryanyo warga kecamatan Karangmalang Sragen, diamankan Polisi lantaran nekat melakukan pembacokan terhadap temannya bernama Dwi Purwanto.

 

Peristiwa nahas itu terjadi di Dukuh Pungkruk Desa Plosokerep Kecamatan Karangmalang Sragen. Pelaku bernama Budi Haryanto mengaku telah melakukan pembacokan terhadap korban sebanyak dua kali, mengenai punggung dan tangan kiri, hingga berakibat luka robek pada bagian punggung sebelah kiri dan tangan kiri patah.

 

Insiden itu terjadi pada 6 Maret 2022 pukul 20.00 WIB lalu, di tempat kejadian warung milik saudari Emiana di Dukuh Pungkruk Desa Plosokerep Kecamatan Karangmalang Sragen.

 

Kapolsek Karangmalang Iptu Mulyono saat menggelar pres release mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi menerangkan, peristiwa itu terjadi saat para pemuda tersebut nongkrong di sebuah warung.

 

Diawali dari tantangan yang dilontarkan salah satu pemuda, yang kemudian menjadi korban pembacokan tersebut.

 

Polisi mencatat kejadian itu sebagai kejadian penganiayaan yang di lakukan pelaku terhadap korban, sebagaimana dimaksud telah melanggar pasal 351 ayat (2) KUH.Pidana atau Pasal 351 ayat (1) KUH.Pidana.

 

Kapolsek menguraikan, peristiwa itu diawali dari obrolan di warung milik emiana. Awalnya Budi Haryanto tengah ngopi bersama temannya yang ia juluki iblis. Kemudian datanglah korban Dwi Purwanto menyusul ke warung.

 

Saat tiba di warung, Dwi Purwanto lantas mengeluarkan kata kata tantangan. Namun hal tersebut  awalnya hanya dianggap sebagai candaan oleh baik pelaku maupun iblis.

 

Obrolan tak lazim itu, seperti di sampaikan Kapolsek, kemudian menyulut emosi pelaku hinga nekat melakukan penganiayaan terhadap korban.

 

” yuk goleh musuh, ” kata Dwi Purwanto (korban). Kata itu di jawab iblis dengan nada guyonan. ” nek golek musuh ya datang saja ke polres, ” ujarnya.

 

Terus kamu mau nantang siapa? Lanjut iblis. Korban pun kemudian menjawab, ” yaa kamu semua,” ujarnya.

 

“Tunjuk saja, ” sela tersangka Budi Haryanyo dengan nada yang lebih tinggi. ” bacokan apa bagaimana,” tantang Budi Haryanto.

 

Kata bacokan itupun di iyakan Dwi Purwanto dengan nada emosi. ” Ayoo, ” kata Dwi Purwanto.

 

Mendengar tantangan itu, Budi Haryanto bergegas meninggalkan warung dan pulang kerumah. Tak berapa lama, Budi kembali datang ke warung dengan membawa sebilah parang.

 

Tak main main, Budi yang sudah tersulut emosi,  langsung mengayunkan parangnya, dan membacok punggung dan tangan korban.

 

Selanjutnya, dalam posisi terluka, korban langsung berlari menuju kerumahnya. Namun hingga dua kali bacokan tersebut, tidak juga menyurutkan amarah Budi Haryanto, yang kemudian terus mengejar korban hingga ke rumahnya.

 

Beruntung bersamaan dengan itu muncul ibu korban, yang langsung melerai kedua pemuda tersebut.

 

Dan dengan berlumuran darah, korban akhirnya di larikan ke rumah sakit umum sragen oleh ibu korban.

 

Selain membawa anaknya ke rumah sakit, ibu korban juga melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Karangmalang.

 

Atas kejadian ini, sehingga pihak kepolisian langsung menangkap pelaku Budi Haryanto, dan melalui penyelidikan, kemudian menetapkan Budi Haryanto sebagai tersangka dalam tindak pidana penganiayaan.

 

Saat ini, tersangka telah diamankan di ruang tahanan Mapolsek. Selain meminta keterangan beberapa saksi, pihak Kepolisian juga menyita barangbukti parang yang di gunakannya untuk melakukan penganiayaan terhadap korban.

 

( Humas Polres Sragen)