oleh

Kebakaran Rumah Jerami, Korban Merugi Puluhan Juta, Kapolres Sragen; Waspadai Cuaca Panas

POLRES SRAGEN – Kebakaran rumah penyimpanan jerami di Dukuh Dung Kayen Desa Bedoro Kecamatan Sambungmacan membuat kepanikan warga sekitar. Sejumlah Polisi, warga sekitar dan pemadam kebakaran di kerahkan untuk memadamkan api, Rabu (27/10/2021).

 

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dalam keterangannya melalui Kapolsek Sambungmacan Iptu Widarto menerangkan, kebakaran terjadi pada selasa siang pukul 11.30 WIB. Kebakaran di picu dari api mainan anak korban Dadang Sumaryono yang masih berumur 6 tahun.

 

Dari keterangan yang berhasil dihimpun dari lokasi terjadinya kebakaran, kejadian diduga berawal saat anak korban yang masih berusia 6 tahun bermain korek api di dekat penyimpanan jerami.

 

Beberapa warga sempat melihat saat anak korban bermain korek api di dekat jerami, namun saksi yang melihat terakhir kali tidak menduga hal itu akan menyebabkan kebakaran besar, mengakibatkan kebakaran rumah yang digunakan sebagai kandang jerami, dengan kerugian hingga puluhan juta rupiah.

 

“Saat anak korban bermain api, ada beberapa tetangga yang melihatnya. Namun mereka tidak menduga bakal terjadi kebakaran tersebut, “ terang Kapolsek.

 

Kejadian pertama kali diketahui oleh tetangga korban pukul 11.30 WIB. Tetangga korban mengaku melihat asap mengepul dari arah rumah jerami milik Dadang, yang saat itu tengah bekerja sebagai tukang traktor sawah.

 

Melihat kejadian kebakaran itu, ia langsung memberitahu warga lainnya, dan melaporkan kejadian kebakaran tersebut. Tak berlangsung lama, baik warga sekitar ditambah pihak Kepolisian maupun pemadam kebakaran, berhasil memadamkan api.

 

Beruntung kejadian itu tak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun akibat kebakaran tersebut, sehingga Dadang harus menderita kerugian hingga sepuluh juta rupiah.

 

“Tidak ada korban jiwa, namun akibat kebakaran tersebut, korban menderita kerugian hingga sebesar sepuluh juta rupiah. Kita berharap, kejadian tersebut tidak terulang, karena saat ini cuaca sedang panas, ditambah jerami yang mudah sekali terbakar, sehingga ketedoran sedikitpun akan mengakibatkan hal yang fatal, “ tandas Kapolsek.

 

(Humas Polres Sragen)

 

 

 Digital Marketing SMM Panel Spotify Bot Instagram Verified

Komentar

News Feed