Berita  

Kebakaran Hebat Terjadi di Plupuh Sragen, 4 Rumah Menjadi Korban

SRAGEN – Sebanyak 4 rumah di Dukuh Bangsren Rt. 15 Desa Gentanbanaran Kecamatan Plupuh Sragen terbakar hebat. Api berasal dari arah kandang sapi milik seorang petani bernama Tariyo, kemudian merembet ke 3 rumah lainnya.

Peristiwa terjadi pada Jumat 9 September 2022 pukul 10.30 WIB. Saat kejadian korban Tariyo tengah pergi ke sawah, sedang rumah dalam keadaan kosong.

Akibatnya, bangunan rumah berukuran 12 x 8 meter terbuat dari kayu campuran milik Tariyo, ludes terbakar.

Kapolsek Plupuh AKP Suparno dalam keterangannya mewakili Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama menerangkan, kejadian pertama kali di ketahui oleh tetangga korban Rinem dan Kholil.

Saat bersantai di teras rumah yang tak jauh dari rumah korban, mereka mendengar seperti ada suara ledakan dari arah rumah korban Tariyo.

Seketika mereka mengecek kearah belakang rumah Tariyo, tepatnya dikandang sapi. Saat itu, api sudah membakar kandang sapi yang berisi 2 ekor sapi dan tumpukan jerami.

Kedua saksi, yakni Rinem dan Muhammad Kholil lantas berteriak meminta pertolongan para tetangga lainnya, namun karena besarnya kobaran api, para tetangga hanya bisa menyelamatkan barang barang seadanya, dan mengundang pemadam kebakaran.

Meski telah berjibaku memadamkan api dengan alat seadanya, hingga menyelamatkan barang barang milik korban, namun rumah Tariyo sudah ludes terbakar, berikut barang berharga seperti 4 lembar sertifikat tanah, perabotan elektronik, hingga 2 ekor sapi ikut terpanggang.

Tak hanya itu, kobaran api juga sempat membakar 3 rumah tetangga korban termasuk milik saksi Rinem dan Kholil. Namun dari ketiga rumah tetangga Tariyo tersebut, hanya sebagian rumah, tepatnya pada bagian dapur yang terbakar.

Ketiga rumah yang juga ikut menjadi korban kebakaran tersebut diantaranya milik Muhammad Kholil (36) dengan kerugian sebesar Rp 15 juta rupiah, Erwin Budi Warsito (33) dengan kerugian sebesar Rp 15 juta rupiah dan Legiman (61) dengan kerugian sebesar Rp 10 juta rupiah. Sedangkan Akibat kebakaran hebat itu, Tariyo harus merugi hingga sebesar Rp 70 juta rupiah.

Kapolsek mengatakan, beruntung kebakaran tersebut tidak sampai mengakibatkan korban jiwa, meski akibat kebakaran tersebut, para korban harus merugi hingga puluhan juta rupiah.

Dari hasil penyelidikan tim Inafis Satreskrim Polres Sragen, kebakaran diduga berasal dari konsleting arus listrik, yang terdapat di bagian spedometer rumah korban Tariyo, kemudian api membakar tumpukan jerami pakan ternak dikandang sapi.

(Humas Polres Sragen)