Berita  

Dalam Satu Malam Sat Resnarkoba Polres Tulungagung Kembali Berhasil Mengungkap Kasus Peredaran Miras Tanpa Ijin Jenis Arak Bali Sebanyak 539 botol dan 2 jerigen Serta Sabu Sabu Seberat 0,39 Gram

TULUNGAGUNG – Kasus peredaran miras dan narkoba seakan tidak ada henti hentinya, hal inilah yang memacu Sat Resnarkoba Polres Tulungagung semakin intens untuk melakukan Operasi penumpasan peredaran miras maupun narkoba, seperti yang dilakukan pada tanggal 23 Mei 2022 dalam satu malam berhasil mengamankan 3 tersangka dengan 3 lokasi yang berbeda, Rabu (25/5/2022).

Pasalnya, dari beberapa lokasi penangkapan pada tanggal 23 Mei 2022 tersebut Sat Resnarkoba Polres Tulungung berhasil mengamankan saudara SW alamat Sumbergempol diamankan di warung nasi Pinggir jalan raya Sumbergempol, MSP alamat Ngunut diamankan di Ngunut dan JS alamat Karangrejo serta YK alamat Kedungwaru yang diamankan di di jalan Kedungwaru dan masing masing mempunyai peran yang sama yaitu menjual miras tanpa ijin dan Narkoba jenis sabu sabu dengan lokasi yang berbeda beda

“Pelaku penjual Miras jenis arak bali dengan inisial SW dan MSP disangkakan karena melakukan usaha yang bertentangan dengan undang undang yaitu sebagai pelaku usaha dilarang memproduksi dan / atau memperdagangkan barang yang tidak berizin dibidang perdagangan minuman beralkohol dan atau dengan sengaja tidak memiliki ijin edar terhadap setiap olahan yang dibuat didalam negeri atau import untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran berupa minuman beralkohol dan atau Pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha perdagangan tidak memiliki usaha yang melanggar menjual secara eceran dalam kemasan minuman beralkohol golongan A, B dan C tanpa ijin pihak yang berwenang jenis Arak Bali. Sedangkan pelaku beinisial JS disangkakan penjual pidana percobaan atau pemufakatan jahat tanpa hak menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan dan atau memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan 1 jenis Shabu.” ungkap Kasat Narkoba Akp Didik Riyanto Sh. melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Anshori, SH, Rabu(25/05/2022).

Lebih lanjut Kasihumas mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal adanya informasi masyarakat jika ada peredaran Miras jenis arak Bali dan Narkoba jenis Sabu sabu, yang kemudian oleh petugas Sat Res Narkoba Polres Tulungagung dengan melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap para pelaku yang saat itu mempunyai peran yang sama yaitu menjual miras jenis arak bali tanpa ijin edar dan Narkoba jenis sabu sabu.

“Pelaku ini merupakan pemain lama yang diincar oleh petugas dan cukup licin dalam menjalankan aksinya. Namun berkat kejelian dan kesigapan petugas akhirnya pelaku dapat ditangkap,” ujar Iptu Anshori.

Dari hasil penangkapan para pelaku petugas berhasil mengamankan masing – masing dari inisial SW berupa 15 (lima belas) kardus berisi 467 (empat ratus enam puluh tujuh) botol miras jenis arak bali, 23 (dua puluh tiga ) botol miras arak bali dg isi 600 ml masing-masing botol dibungkus plastik warna hitam, 1 (satu) buah tas kranjang warna hijau, 2 (dua) bendel stiker arak bali, Uang tunai Rp. 340.000, (tiga ratus empat puluh ribu rupiah) hasil penjualan miras jenis arak bali, sebuah HP OPPO dengan sim card , sedangkan dari inisial MSP berhasil diamankan 2 (dua) jurigen berisi arak bali, 11 (sebelas) botol berisi arak bali dengan ukuran 600 ml, 37 (tiga puluh tujuh) botol berisi arak bali dengan ukuran 600 ml, 1(satu) botol berisi arak bali dengan ukuran 1,5 liter, 5 (lima) botol kosong ukuran 1,5 liter, 60 (enam puluh) botol kosong ukuran 600 ml , 2 (dua) plastik tempat wadah botol, 1(satu) buah merk OPPO warna hitam, uang tunai Rp. 1.200.000,- hasil penjualan miras jenis Arak Bali.

Sedangkan dari pelaku berinisial JS dan YK yang disangkakan menjual sabu sabu, berhasil diamankan 1 (satu) poket shabu dengan berat bruto 0,39 gram, 1 (satu) lembar potongan tisue beserta lakban warna hitam, 1 (satu) buah plastik klip kosong, 1 (satu) buah HP merk Oppo warna merah, 1 (satu) buah HP merk Redmi Note 7 warna biru dan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario warna merah No. Pol. : AG-6294-RDX beserta STNK.

Atas perbuatannya kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di rumah tahanan Polres Tulungagung.

 

“Pelaku dengan inisial SW dan MSP Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf g dan i UU RI No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan Konsumen sub pasal 142 Jo pasal 91 ayat (1) UU RI No. 18 tahun 2012 tentang Pangan Sub pasal 106 Jo pasal 24 ayat (1) UU RI No. 7 tahun 2014 tentang perdagangan.”, ujarnya.

 

” Pelaku dengan inisial JS dan YK dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika”, sambunya.

 

Kami menghimbau dan mengajak kepada warga masyarakat agar tidak bermain main dengan narkoba apalagi sampai menggunakan / mengkonsumsi narkoba, karena narkoba akan merusak masa depan bagi penggunanya.( Ans71 Restu)