Berita  

Bawa Kabur Motor Milik Warga Sragen, Eko Dibekuk Ti Resmob Polsek Sumberlawang

SRAGEN – Seorang pelaku penipuan sepeda motor berhasil ditangkap jajaran Reserse Kriminal Polsek Sumberlawang Polres Sragen.

Dari keterangan pers Kapolsek Sumberlawang Iptu Joko Warsito mewakili Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama menerangkan, pelaku ditangkap petugas setelah aksi penipuannya, dengan membawa kabur sepeda motor milik pedagang mie ayam bernama Sukarno warga Dukuh Bulurejo Desa Pendem kecamatan Sumberlawang Sragen, dengan alasan meminjam terungkap.

Aksi pelaku bernama Eko Purnomo alias Awang (34) warga Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati itu sendiri terjadi pada 9 Juli 2022 lalu.

Awalnya keduanya, antara korban dan pelaku sama sama tak mengenal. Pertemuan mereka diawali saat pelaku mendatangi warung mie ayam korban, untuk makan.

Keduanya kemudian mengobrol tentang seputaran hoby memancingnya, yang menurut tersangka tengah memancing di dekat rumah korban yakni di waduk Kedungombo.

Dari obrolan itu, kemudian pelaku mulai melancarkan aksinya, dengan berpura pura akrab terhadap korban.

Dari keakraban pelaku itu, akhirnya korban percaya dan melepaskan sepeda motor miliknya yaitu Suzuki Nex bernomor Polisi terpasang AD 6740 APE warna merah, kepada pelaku, saat pelaku meminjam motor kepada korban dengan alasan membeli pelet, untuk modal memancing.

Kejadian itu terjadi pukul 12.00 WIB, dan hingga pukul 16.00 WIB, pelaku tak juga mengembalikan sepeda motor milik korban, dan akhirnya korban melapor ke Mapolsek Sumberlawang.

Kapolsek menguraikan, penangkapan terhadap tersangka itu sendiri dilakukan berkat kejelian team Resmob Polsek Sumberlawang.

Bermodal ciri ciri pelaku yang disampaikan korban, akhirnya pelaku dapat di ketahui keberadaanya pada 30 Juli 2022.

Kepada petugas, korbanpun membenarkan bahwa pelaku adalah orang yang telah meminjam sepeda motor miliknya.

“ setelah melalui penyelidikan, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya, telah membawa kabur sepeda motor korban, dan telah menjualnya dengan harga Rp 1.2 Juta, melalui transaksi online dengan pembayaran COD. Uangnya untuk membeli HP. Sedangkan keberadaan sepeda motor korban sampai saat ini masih belum dapat kita ketahui, “ ungkap Iptu Joko.

Selain menangkap pelaku, pihak kepolisian juga telah mengamankan barangbukti milik korban, yakni sebuah STNK sepeda motor korban, dan sebuah handphone hasil penjualan sepeda motor milik pelaku.

“Atas pebuatan tersangka tersebut, selanjtnya dia bakal dijerat dengan pasal 372,378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 4 tahun, “ pungkas Iptu Joko Warsito.

(Humas Polres Sragen)