Berita  

69 Personel Polres Sragen Naik Pangkat TMT 1 Juli Dilantik Kapolres, Harus Bisa Wujudkan Polri Yang Presisi

SRAGEN –  Upacara korp raport kenaikan pangkat Terhitung Mulai Tanggal (TMP) 1 Juli 2022 selesai digelar Polres Sragen dengan melantik sebanyak 69 orang personel Polres Sragen, terdiri dari 68 personel berpangkat brigadir Polri dan 1 personel perwira penghargaan. Jumat (01/07/2022).

 

Upacara dipimpin Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama, bertempat di lapangan Polres Sragen, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke 76 Polres Sragen.

 

Sebanyak 68 personel berpangkat Brigadir Polri itu, terdiri dari 31 personel Bintara berpangkat Bripda naik pangkat menjadi Briptu, 3 personel berpangkat Briptu menjadi berpangkat Brigadir, 4 personel berpangkat Brigadir naik pangkat menjadi Bripka, 26 personel berpangkat Bripka naik pangkat menjadi Aipda dan 4 personel berpangkat Aipda naik pangkat menjadi berpangkat Aipda.

 

Selain itu Kapolres juga melantik satu personel bintara berpangkat Aiptu, naik pangkat menjadi perwira pertama penghargaan yakni Ipda penghargaan Sukram anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Sragen.

 

Dalam sambutannya, Kapolres mengucapkan selamat kepada para personel yang naik pangkat.

 

“Kenaikan pangkat ini merupakan wujud dari pembinaan Polri dalam meningkatkan sumberdaya manusia Polri, meningkatkan kesejahteraan Polri beserta keluarganya, “ tuturnya.

 

Lebih lanjut, Kapolres juga mengungkapkan bahwa, anugerah kenaikan pangkat hari ini telah melantik sebanyak 68 bintara Polri, dan satu orang pangkat penghargaan 1 orang.

 

“Pangkat adalah keabsahan wewenang dan tanggungjawab dalam herarkhi anggota Polri yang bukan hanya merupakan hak semata, namung hak yang berimbang dengan kwalitas dan kewajibannya yang sudah ditunjukan dalam dedikasinya melaksanakan tugas sehari hari, “

 

“Dengan demikian kenaikan pangkat jangan di anggap hal yang biasa diterima, melainkan merupakan reward atas hasil jerih payah kerja keras anggota dengan dedikasi dan loyalitas yang tinggi terhadap organisasi”

 

“Konsekwensi kenaikan pangkat adalah tanggungjawab yang lebih besar terhadap institusi Polri, “

 

Kapolres menguraikan bahwa sebanyak 98 persen sumberdaya manusia anggota Polres Sragen diwakili pada leveling berpangkat bintara Polri.

 

Jumlah yang cukup besar itu, Kapolres berharap tantangan kedepan yang cukup berat dan komplek yang berkaitan dengan aspek kehidupan masyarakat, dapat terjawab dengan menunjukan  langkah dan tindakan nyata di lapangan, sehingga masyarakat dapat terlindungi dan terayomi.

 

 

Melihat pangkat brigadir polri adalah unsur terdepan yang langsung bersentuhan dengan permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, maka Polri dituntut lebih meningkatkan kepekaan dan kewaspadaan dalam menghadapi perkembangan sosial di tengah masyarakat saat ini.

 

Utamanya bidang politik, ekonomi, sosial, budaya yang sangat berpengaruh terhadap stabilitas Kamtibmas.

 

“Polri harus mampu di depan dalam menangani permasalahan keamanan dalam negeri sesuai dengan harapan masyarakat, mewujudkan Polri yang presisi, “ tandas Kapolres.

 

(Humas Polres Sragen)